Regional
Jawa Barat Akan Hadapi Lonjakan Wisatawan Pada Libur Lebaran
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menyiapkan sejumlah strategi agar kebijakan larangan mudik tak memicu munculnya klaster Covid-19 pengunjung wisata saat libur Lebaran nanti.
“Hal ini harus diantisipasi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat agar tidak ada klaster baru kasus Covid-19,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik, Sabtu (1/5/2021).
Sebelumnya, larangan mudik tahun ini oleh pemerintah diprediksi akan berimbas pada meningkatnya jumlah wisatawan di berbagai destinasi wisata di Jawa Barat.
Karena tak bisa mudik, masyarakat diperkirakan akan memilih untuk berlibur ke tempat wisata terdekat pada masa libur Lebaran.
Dedi mengatakan, sejumlah langkah yang disiapkan antara lain menguatkan penjagaan kapasitas kunjungan wisatawan, melakukan tes antigen dan mengoptimalkan gugus tugas.
Selain itu, kata Dedi, pihaknya terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan, menjaga CHSE Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) serta memberlakukan uji coba mass tracing QR code di destinasi wisata untuk memudahkan melacak kontak erat dan mengetahui kapasitas serta kepadatan pengunjung di lokasi wisata.
Dedi berharap semua Kepala Dinas Pariwisata di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat dapat berkomitmen bersama untuk mengedepankan keselamatan masyarakat dari pandemi Covid-19.
“Kita harus mengedepankan keselamatan rakyat dan tidak ada klaster baru di libur panjang ini. Harus menjadi komitmen bersama, tidak hanya dari dinas kabupaten dan kota, tapi juga dengan para pelaku wisata,” kata dia.
Menurut kebijakan larangan mudik tahun ini, pemerintah membatasi pergerakan masyarakat. Meski mudik antar daerah dilarang, tapi tempat wisata masih diizinkan buka dengan pengetatan protokol kesehatan.
Selain itu, pergerakan masyarakat secara aglomerasi wilayah atau hanya bisa bergerak di dalam wilayah tertentu masih diizinkan. Untuk wilayah Jawa Barat terdiri dari aglomerasi Jabodetabek dan Bandung Raya. (*)

You may like

Libur Panjang Waisak, PHRI Garut Sebut Tingkat Hunian Hotel Penuh Oleh Wisatawan

Selama Libur Lebaran, Jumlah Sampah di Karawang Capai 1.200 ton Per Hari

Gloria Viktoria, Kolam Renang di Pesisir Karawang yang Nyaman dan Ramah Dikantong Cocok Buat Liburan Lebaran

Pemkab Indramayu: Kunjungan Wisatawan Pada 2023 Meningkat

Kemenparekraf Targetkan Nilai Devisa Pariwisata Tahun 2024 Capai Rp 202 T

Atraksi Air Mancur Terbesar di Asia Tenggara Bisa Jaring Ribuan Wisatawan Ke Purwakarta
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif
- Sinergi TNI-Polri, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Perkuat Ketahanan Pangan
- Pantau Kebun Jagung, Jajaran Polres Karawang Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
- Dukung Swasembada Pangan, Polres Karawang Sinergi dengan Petani Pantau Kebun Jagung
- Aksi Nyata di Lapangan, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Swasembada Pangan







