Regional
Jalan Rusak dan Berlubang Jadi Momok Warga Karawang
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Jalan berlubang di Kabupaten Karawang masih menjadi momok menakutkan, pasalnya tidak sedikit masyarakat menjadi korban kecelakaan akibat menghindarinya.
Salah satu waga yang pernah merasakan sakitnya kecelakaan akibat jalan berlubang di wilayah Tunggakjati, Giok (46) mengaku pusing dan panik dengan musibah yang dialami. Motor yang dikendarainya terperosok lubang di wilayah Tunggakjati.
“Saya dari arah Karawang menuju Rengasdengklok. Dalam perjalan karena menggunakan sepeda motor ketika didepan ada lubang otomatis saya rem. Eh dasar mungkin saya lagi naas gak tau nya mobil nabrak dari belakang,” katanya, Selasa (16/3).
Diakui Giok, tidak hanya dirinya yang mengalami hal serupa, adik kandungnya juga bernasib sama dan kondisinya mengalami luka dibagian kepala karena terjatuh akibat jalan berlubang.
“Berselang lima hari adik saya jatuh dari motor akibat menghindari jalan yang berlubang. Kebetulan kecelakaan tersebut didaerah Gempol Karawang bahkan luka cukup parah,” terangnya.
Sebagai masyarakat biasa, pihaknya hanya berharap kejadian yang menimpa dirinya dan adiknya bisa mewakili seluruh masyarakat Karawang untuk bisa membuat Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi secepatnya memperbaiki jalan yang rusak yang kondisinya sudah parah.
“Jangan sampai menelan korban terlalu banyak. Mungkin itu baru ketahuan kecelakaan yang menimpa dalam keluarga saya saja. Selebihnya banyak kecelakaan yang kita tidak tahu didaerah lain selain saya. Terkadang saya berpikir masih baik yang mengalami musibah kecelakaan terjadi kepada orang yang mampu. Tapi kini sebaliknya, bila terjadi musibah kepada orang yang tidak mampu berobat kan kasihan dia,” tegasnya.
Terpisah, H Ende (45) salah satu perangkat Desa Karangjaya Kecamatan Pedes mengamini banyaknya korban yang berjatuhan akibat jalan rusak dan berlubang.
“Iya pak, seharusnya jalan dari mulai Kecamatan Pedes hingga Tanjungpura diperbaiki. Saya yang kesehariannya mondar mandir membawa orang sakit juga khawatir terkadang ditengah perjalan sering mendapat hambatan serius. Ya itu tadi, mobil membawa orang sakit karena faktor jalan rusak berlubang. Hawatir sipasien tidak terselamatkan karena ditengah perjalan terhambat. Oleh karena itu, saya berharap semoga Pemerintah cepat tanggap dalam menangani keluhan warga masyarakat,” pungkasnya. (ded)

You may like

Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029

Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa

209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas

Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall

Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing
- Sharp Indonesia Mengajak Generasi Muda Menjadikan Keberlanjutan sebagai Bagian dari Keseharian
- Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
- Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa
- 209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas






