Bisnis
Jabar Akan Gelar Ratusan Event Untuk Mendongkrak Kunjungan Wisatawan
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Ratusan event pariwisata dari berbagai daerah bakal digelar di Provinsi Jawa Barat sepanjang 2021. Event tersebut diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Jawa Barat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Ratusan event tersebut telah diresmikan dalam ‘West Java Calendar of Event (WJCoE) 2021’ di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, pada Rabu (3/3/2021).
Hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan kalender event tahunan ini.
Tercatat, terdapat 342 event di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, dikurasi menjadi 10 smiling event dan 50 lainnya yang terdiri dari 8 even ekspedisi, 7 karnaval, 5 kuliner, 18 pagelaran, 6 rekreasi, dan 6 upacara adat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, WJCoE merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan rutin setiap tahun untuk meningkatkan akseptasi pasar nusantara maupun mancanegara.
Program ini berisikan event-event yang diusulkan 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Beberapa event yang akan digelar di antaranya, Jelajah Kopi di Kabupaten Bandung pada bulan Maret 2021, Lebaran Betawi di Kota Bekasi (April), Majalengka Usik di Kabupaten Majalengka (Juli), Bandung Air Show di Kota Bandung (Agustus), Festival Angklung Internasional + tour de Linggarjati di Kabupaten Kuningan (September), Jagakali Art Festival Indonesia di Kota Cirebon (September), dan Festival Nampaling di Kabupaten Pangandaran (September).
“Event-event tersebut digelar secara hybrid dan menerapkan protokol kesehatan yang menyesuaikan dengan aturan yang berlaku,” kata Dedi Taufik dalam siaran persnya.
Pada kesempatan yang sama, diluncurkan juga theme song branding ‘Smiling West Java’ yang dibuat dan diaransemen Dwiki Darmawan.
“Ini akan menjadi theme song pertama yang mencitrakan pariwisata, seni, dan budaya Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Dedi berharap, rangkaian acara pada 2021 ini bisa mendatangkan 30 juta wisatawan lokal dan 30 ribu turis mancanegara.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak masyarakat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi.
Salah satunya melalui dukungan keikutsertaan di berbagai gelaran seperti upacara adat dan budaya, festival ekonomi kreatif, hingga berkategorikan olahraga.
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil berharap melalui WJCoE ini akan semakin banyak lokasi di Jawa Barat yang aktivitas ekonominya kembali menggeliat khususnya melalui sektor pariwisata.
Hal ini bukan tidak mungkin terjadi, terlebih menurutnya provinsi yang dipimpinnya itu memiliki keindahan alam yang luar biasa.
“Keindahan Jawa Barat melahirkan ribuan seniman, budayawan, pekerja seni. Kita harus produktif dan adaptif walau masih Covid,” katanya.
Menurutnya, kepuasan wisatawan harus menjadi acuan utama dalam mengembangkan potensi pariwisata.
“Ini bisnis kebahagiaan. Orang mau bayar sesuatu demi kebahagiaan. Saya bahagia jalan-jalan, lahirlah wisata jalan-jalan. Bahagianya umrah, ada wisata umrah,” ujarnya.
Oleh karena, Emil berpesan agar setiap gelaran yang diselenggarakan harus memenuhi kriteria 3C yakni creative value, commercial value, dan CEO commitment.
Dia menjelaskan, setiap event yang dibuat harus kreatif sehingga menyajikan sesuatu yang menarik dan indah.
Selain itu, gelaran pun harus memiliki nilai komersial sehingga bisa berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“Undang sponsor. Libatkan semua industri kreatif di sekitar supaya berdampak ekonomi,” tutur Emil.
Terakhir, kata Gubernur Jabar, kegiatan yang diselenggarakan harus didukung oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah harus ikut mendukung, kalau ada yang kurang dibenahi, dibantu, di-support. Kalau begitu, akan mengembangkan pariwisata di daerah masing-masing,” ucapnya.
Lebih lanjut, Emil mengingatkan pihak terkait agar setiap gelaran tidak menyalahi aturan terutama menyangkut agama.
“Jangan tergoda bisnis pariwisata yang melanggar syariat, supaya negeri ini tetap ada dalam keberkahan,” ujar Emil. (*)
Sumber: iNews.id

You may like

Respons Cepat Aduan Warga yang Viral,Sipropam Polres Karawang Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Brigadir RM

Jumat Berkah Tanpa Henti, Kapolres Karawang Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

Polres Karawang Kawal Ketat Mata Rantai Distribusi Hasil Bumi Guna Menjamin Swasembada Pangan

Tingkatkan Produktivitas Hasil Bumi, Polres Karawang Gencarkan Program Pendampingan Kelompok Tani

Sokong Swasembada Pangan, Polres Karawang Intensifkan Pendampingan Kelompok Tani

Dukung Swasembada Nasional, Polres Karawang Sukseskan Panen Raya Jagung Bersama Petani Lokal
Pos-pos Terbaru
- Respons Cepat Aduan Warga yang Viral,Sipropam Polres Karawang Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Brigadir RM
- IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi
- Jumat Berkah Tanpa Henti, Kapolres Karawang Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Karawang Optimalkan Lahan Produktif dan Sarana Logistik
- Sinergi Polres Karawang dan Masyarakat: Kawal Swasembada Pangan Demi Jaga Stabilitas Kamtibmas







