Regional
Inovasi Pertama di Karawang PHE ONWJ Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Pupuk
Published
9 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Langkah PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mengolah berton-ton limbah cangkang rajungan menjadi pupuk cair bernilai ekonomi tinggi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang, Rochman, mendukung inovasi yang dilakukan perusahaan migas ini.
“Luar biasa, ini adalah inovasi pertama di Karawang. Kami di pemerintah daerah tentu sangat mendukung terobosan yang dilakukan PHE ONWJ,” ujar Rochman di Karawang, Jumat (7/11).
Rochman menekankan, DPKP siap memberikan pendampingan penuh agar produk ini bisa segera dimanfaatkan secara luas.
“Kami siap mendampingi kelompok masyarakat binaan PHE ONWJ untuk proses pengajuan izin edar ke Kementerian Pertanian. Kementerian memiliki laboratorium uji sendiri,” jelasnya.
Ia memastikan dinasnya akan proaktif membantu hingga tuntas. “Kalau sudah berizin resmi, pupuk ini bisa dimanfaatkan lebih luas, memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung sektor pertanian kami,” pungkasnya.
Apresiasi ini bukan tanpa alasan. Desa Sukajaya, sebagai salah satu sentra pengolahan rajungan, menghadapi masalah lingkungan serius dari limbah cangkangnya. Data mencatat, setidaknya 1 ton limbah cangkang rajungan per bulan mengendap begitu saja, menimbulkan bau tidak sedap yang berdampak pada sekitar 100 pemukiman dan meningkatkan risiko penyakit bagi ratusan warga.
Dari pantauan redaksi, bahkan limbah cangkang rajungan ini terlihat menumpuk di pinggir jalan.
Melalui program pemberdayaan masyarakat Jaga Alam melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Jam Pasir), PHE ONWJ menghadirkan inovasi Sistem Kelola Sampah Eco-Friendly (Sikasep). Limbah organik cangkang rajungan yang tadinya mencemari, kini disulap menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi 327 petani.
Melalui kolaborasi dengan para ahli dari Unit Inkubasi, Hilirisasi, dan Komersialisasi (IHK) Universitas Padjadjaran, PHE ONWJ menerapkan teknologi tepat guna untuk riset pengolahan limbah ini.
Cangkang rajungan mentah diproses melalui serangkaian tahapan teknis, dimulai dari pemanasan uap di suhu 100°C, deproteinasi (pemisahan protein), hingga demineralisasi (pemisahan mineral). Dalam proses demineralisasi inilah limbah asam yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai bahan baku utama pupuk cair, yang kemudian dikemas menjadi produk siap pakai untuk para petani.
Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R. Ery Ridwan saat ditemui di Desa Sukajaya Karawang, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) perusahaan.
“Tanggung jawab kami di Subholding Upstream Pertamina tidak berhenti di anjungan lepas pantai. Kehadiran industri hulu migas, harus membawa dampak positif berlapis yang dirasakan langsung oleh masyarakat di darat, terutama di 13 desa pesisir yang menjadi ring satu wilayah operasi kami di Karawang,” katanya beberapa waktu lalu.
Ery menegaskan program ini adalah implementasi ekonomi sirkular yang sejalan dengan visi strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Inovasi pengolahan limbah ini, tambahnya, memperkuat pilar ekonomi dari program unggulan Jam Pasir yang sebelumnya telah meraih penghargaan dan fokus pada rehabilitasi mangrove serta pelestarian ekosistem.(red)

You may like

Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu

PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura

Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto

Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan

Menjelang Kemerdekaan RI, Terang PLN Hadir untuk Menguatkan Harapan melalui Light Up The Dream

PHE ONWJ Dukung Kegiatan Donor Darah di Cibuaya Karawang
Pos-pos Terbaru
- GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!
- Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu
- PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura
- Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto
- Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan







