Regional
Imbas Kisruh Raker, AMPO Sumsel Suarakan Pernyataan ke Pengurus KONI Sumsel
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Buntut kekisruhan pada Rapat kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel) 2023, di Hotel ALT Palembang yang sempat diwarnai adu argumen berujung sedikit keributan antar peserta pada Rabu (22/11/2023) kemarin, membuat puluhan anggota Aliansi Masyarakat Penggiat Olahraga (AMPO) Sumatera Selatan menyuarakan pernyataan sikap ke pengurus KONI Sumsel.
Pernyataan sikap ini gaungkan saat melakukan aksi damai di Koni Sumsel jalan Sudirman Palembang, Jumat ( 24/11/2023).
Koodinator aksi Sanusi menjelaskan sebenarnya pernyataan sikap ini berawal dari permasalahan yang hadapi tiga pimpinan KONI Sumsel yang saat ini masih belum terselesaikan.
Sehingga kisruh ini dimanfaatkan sebagian oknum-oknum yang berkedok penggiat olahraga untuk melakukan manufer dan intrik dengan melakukan lobi-lobi ke KONI Pusat untuk menerbitkan carakteker dalan pergantian posisi ketua umum, sekretaris umum dan Bendahara umum.
”Ini jelas menambrak ketentuan AD/ ART Koni Pusat dengan menerbitkan SK PAW Pengurus Koni Sumsel,” jelas Sanusi.
Pada aksi ini AMPO Sumsel juga menuntut menganulir salah satu pengurus yang kredibilitas saat ini sangat buruk di mata penggiat olahraga ini dan penunjukan wakil Ketua Umum Koni Sumsel Denny Zainal dinilai tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam AD/ART KONI.
Selain itu, mereka menganggap masuknya Denny Zainal adalah sebuah kebijakan pelanggaran etis, karena sebelumnya Denny Zainal sudah dipecat/diberhentikan oleh pengurus periode 2020-2024, dengan alasan sering menghasut, mengadu domba dan bersekutu untuk menjatuhkan eksentasi kepemimpinan Koni Sumsel.
Ada banyak hal yang disampaikan oleh AMPO Sumsel ini. Mereka menyebut Denny Zainal adalah pemimpin Koni Sumsel Priode 2015- 2019 yang gagal total untuk membawa serta meningkatkan prestasi olahraga. Ini terbukti saat Ia menerima estafet kepemimpinan Koni Sumsel dari Alex Noerdin, prestasi olahraga Koni Sumsel terpuruk peringkat 9 dari 10 peserta Porwil tahun 2019 di Bengkulu.
Untuk itu mewakili Aliansi Masyarakat Penggiat Olahraga Sumsel Sanusi Indiara menegaskan untuk membatalkan penunjukan Denny Zainal sebagai wakil ketua KONI Sumsel.
”Suadara Denny Zainal telah kehilangan Integritas dan legitimasi sebagai sosok yang pantas untuk mengurus Koni Sumsel apalagi menjadi pimpinan Koni Sumse,” tegas Sanusi
Sementara Wakil Ketua Umum IV KONI Sumsel Agung Rahmadi saat menemui peserta aksi mengatakan akan mengakomodir tuntunan Aliansi Masyarakat Penggiat Olahraga Sumsel.
“Saya minta rincian tuntutan teman-teman sekalian nanti saya akan koordinasikan dengan unsur pimpinan lainnya,” ungkapnya.
Untuk diketahui dalam Rakerprov lalu, adu argumen berawal saat peserta raker memberikan usulan agar yang ingin mencalonkan diri sebagai ketum koni provinsi nantinya agar membayar uang kontribusi sebesar Rp 300 juta hingga Rp 500 juta sebagai tanda kesungguhan calon ketua umum.
Akan tetapi usulan tersebut, mendapatkan penolakan oleh beberapa peserta, yang menyebabkan sedikit keributan. (sya)


You may like

Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel

BONGKAR BOROK PENGUASA! Laskar Sumsel Siap Lumpuhkan Kantor Gubernur, Serukan Perang Terbuka Lawan Korupsi dan Pejabat Arogan!

DIBEKUK! Tim Macan Bukit Tak Beri Ampun, Spesialis Curanmor di IB I Langsung Dicokok!

Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”

HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media

KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya






