Connect with us

Regional

Hari ke-2 penyekatan larangan mudik, 170 Kendaraan Diputar Balik di Jembatan Shipon Cibeet

Published

on

KARAWANG – Hari ke-2 penyekatan larangan mudik lebaran, jembatan Siphon Cibeet yang berada di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, dijadikan jalan tikus yang diserbu pelaku perjalanan lintas batas wilayah untuk nekat mudik.

Hal tersebut diungkapkan Perwira Pengendali Posko Pengamanan (Padal Pospam) Cek Point Kobak Biru, IPDA Andi Sabri SH,. Menurutnya sejak pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.30 WIB, ada sekitar 70 unit kendaraan R2 yang diputar balik.

” Dan sekitar pukul 22.00 WIB hingga pukul 23.45 WIB, Jumat (07/05/2021) malam, sebanyak 100 kendaraan R2 dikembalikan ke arah Cikarang, Bekasi,” ungkap IPDA Andi di jembatan Siphon Cibeet, Sabtu (08/05/2021).

Sementara untuk total keseluruhan pemudik yang diputar balik di Pospam Cek Point Kobak Biru jembatan Siphon Cibeet, kata IPDA Andi, ada sebanyak 350 orang.

“Hingga Sabtu pagi ini, sekitar 350 orang jumlah pemudik dengan rincian jumlah kendaraan R2 sebanyak 300 unit dan kendaraan R4 sebanyak 4 unit yang diputar balik. Sedangkan untuk yang menggunakan kendaraan Bus atau Travel gelap, sejauh ini masih nihil,” terangnya.

Jalan tikus di jembatan Siphon Cibeet yang menjadi perburuan pemudik sebagai jalan tikus, kata dia, diduga guna menghindari pemeriksaan dan penyekatan oleh petugas di 15 titik penyekatan larangan mudik lebaran yang disiapkan oleh aparat gabungan Pemkab Karawang.

“Kalau di sini jalurnya dari Jakarta-Bekasi, semua bisa masuk lewat sini. Karena kan alternatifnya Cikarang. Untuk tujuan sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, semuanya bisa,” katanya.

IPDA Andi menuturkan, jembatan Siphon Cibeet merupakan perbatasan antara Karawang dan Cikarang, Bekasi. Oleh karena itu, pihaknya melakukan penyekatan di jalur ini karena kerap digunakan sebagai jalan tikus atau jalan alternative bagi pemudik kendaraan R2 maupun R4.

“Sering dipakai kalau misal jalur provinsi jalur utama itu ditutup. Kaya jalan arteri di Tanjungpura, jalur Tol Karawang Barat, Karawang Timur, Dawuan, dan Cikampek misalnya, mereka tahu itu ditutup dan mereka pasti akan cari jalan tikus untuk bisa masuk ke wilayah Karawang,” tuturnya. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement