Connect with us

Regional

Harga Cabai di Sukabumi Makin ‘Pedas’, Rp80 Ribu per Kilogram

Published

on

INFOKA.ID – Sejak awal tahun 2021 harga cabai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melonjak. Per Rabu (13/1/2021) harga cabai mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Di Pasar Palabuhanratu harga cabai merah keriting dan besar Rp 60 ribu per kilo, cabai rawit hijau Rp 60 ribu per kilo, dan cabai rawit merah Rp 80 ribu per kilogram.

Dilansir dari TribunJabar.id, cuaca buruk menjadi penyebab harga cabai mahal. Hal itu disampaikan Bandan (34), petani cabai di wilayah Cikondang Cidangder, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya para petani gagal panen karena cuaca buruk. Sehingga membuat harga jual cabai naik.

Bandan mengatakan, ia yang biasa menanam cabai 17 ribu pohon, kini hanya menanam 6 ribu pohon.

Itu pun, kata dia, hanya bisa dipanen sekitar satu sampai dua kilogram.

“Saya sebagai petani cabai di daerah Ciracap, dulu-dulu saya menanam cabe dari 15 sampai 17 ribu pohon dan sekarang saya menanam cabai 6 ribu pohon, dikarenakan cuaca buruk. Dan bisa keambil cuman 1 sampai 2 kilo. Di pasaran sekarang cabai harganya melambung tinggi bisa 80 ribu per kilo,” ujarnya.

Akibatnya, Bandan mengalami kerugian sampai Rp 15 juta akibat gagal panen karena cuaca buruk tersebut.

Ia pun meminta agar Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencarikan solusi agar petani tidak rugi dan harga cabai kembali normal.

“Diakibatkan cuaca buruk kerugian saya mencapai Rp 15 juta. Mohon kepada intansi terkait Kabupaten Sukabumi, mohon bantuannya kepada para petani cabai untuk sekarang,” katanya.

“Harapan saya mudah-mudahan kepada intansi tersebut melihat para petani cabai yang begitu lesu untuk sekarang dikarenakan harga cabai tinggi,” ucapnya. (*)

Sumber: TribunJabar.id