Connect with us

Regional

Harga Ayam Potong Naik, Ratusan Pedagang Dari Purwakarta-Karawang-Bekasi Mogok Jualan Tiga Hari

Published

on

INFOKA.ID – Ratusan pedagang ayam potong dari Purwakarta-Karawang-Bekasi melakukan mogok berjualan selama tiga hari depan penolakan harga daging ayam potong yang mulai melambung tinggi.

Aksi mogok tersebut dilakukan dengan konvoi dari Purwakarta menuju Karawang hingga Bekasi menggunakan mobil bak yang biasa mengangkut ayam.

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Industri Bukit Indah Raya, Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta terlihat ratusan anggota paguyuban pedagang ayam memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.

Ketua Pedagang Ayam Potong se-Karawang, Pian mengatakan, aksi ini merupakan aksi damai gabungan dari para pedagang dan konsumen di Purwakarta, Karawang, dan Bekasi.

“Kita ikut semua bergabung ada 350 mobil yang biasa angkut dan salurkan ayam ke pedagang-pedagang pasar. Kita lakukan aksi damai ini karena kami menolak kenaikan harga ayam potong boiler yang dikhawatirkan bisa menurunkan minat beli masyarakat,” kata Pian, pada Senin (26/6/2023).

Ian menyebutkan, para pelaku usaha merasa khawatir dan kebingungan, semua harga ayam meroket sejak lebaran Idul Fitri 1444 H, padahal semua barang kebutuhan untuk ayam potong ataupun peternak ada di Indonesia.

“Justru itu kami tidak tahu penyebabnya, kami adakan demo seperti ini kami mau tahu kayak apa penyebabnya. Semuanya tidak ada yang di impor semua bahan ada di Indonesia kenapa bisa harga mahal,” katanya.

Pian mengungkapkan, harga ayam semua sekarang sudah sampai 40 ribu ke atas per kg, sedangkan harga normal hanya sekitar Rp.20ribu per kilogram.

Tidak hanya itu, Pian juga membeberkan jika kenaikan harga tersebut dikarenakan adanya produsen DOC yang mendapat izin Rumah Potong Hewan (RPH) dan pemasaran setelah potong.

“Ini seperti di monopoli, dimana seharusnya mereka hanya memproduksi bibit ayamnya saja, ini malah diizinkan memiliki RPH dan pemasaran setelah potong,” ujarnya.

Usai aksinya hari ini, kata Pian, para pedagang ayam potong akan melakukan mogok dagang selama 3 hari kedepan hingga mendapatkan kepastian dari pemerintah.

“Kalau memang tidak ada perhatian dari aksi kita ini, kita akan melakukan mogok dagang selama 3 hari kedepan. Dan mulai hari ini pun sudah ada pedagang yang mogok dagang,” tandasnya.

Ian bersama para pelaku usaha ini akan terus menuntut kepada pemerintah, agar segara bisa menangani dan menurunkan harga jual ayam potong, dan mengancam akan melakukan aksi serupa lebih besar. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement