Regional
Guru SMPN 1 Satap Tirtajaya Keluhkan Kurangnya Ruang Belajar Siswa
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG– Sebagian guru di SMPN 1 Satap Tirtajaya mengeluh sistem pembelajaran ship yang diterapkan ke siswa lantaran kurangnya ruang belajar.
Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Satap, Atik Widiyanti saat wartawan Infoka.id mewancarai nya.
Atik mengatakan, kurangnya ruang kelas menjadikan guru harus melakukan sistem ship untuk kegiatan belajar mengajar, alhasil ada sebagian guru yang harus mengajar dari siang hingga sore.
” Seharusnya ruang kelas belajar ada delapan kini hanya ada enam. Sehingga para guru harus mengajar dari pagi hingga sore hari. Karena semua siswa harus diship atau belajar pagi dan siang karena tidak cukup ruang kelas belajar. Pada intinya, semua para guru ingin mengajar pagi semua,” kata Atik Widiyanti.
Selain minimnya ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar, kurangnya guru PNS juga menjadi kendala tersendiri.
“Dan perlu diketahui juga, disekolah kami masih kekurangan Guru PNS untuk mengajar mata pelajaran pada umum nya. Sedangkan sementara ini hanya ada dua Guru PNS untuk mengajar disekola ini. Yang seharus nya lebih ideal ada sepuluh Guru PNS sesuai dengan mata pelajaran disekola.
Harapan nya, mudah mudahan dengan adanya program P3K ada Guru PNS yang masuk ke SMPN 1 Satap Medankarya. Dan alhamdulilah disekola walau punya sebutan SMPN Satap kami sudah bisa memberikan soal dengan metode Digital. Perlu diketahui juga dengan kehadiran Guru honorer sekola ini lebih maju dari yang sebelumnya, “terangnya.
Terpisah, Kepala Desa Medankarya yang juga Komite sekolah, Nurhali berharap akan dibangun kembali ruang kelas tambahan agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bisa maksimal.
” Alhamdulilah kang dengan adanya pergantian Kepala Sekola yang sekarang lebih maju. Mungkin kalau kita lihat dari segi kedisiplinan anak belajar dan dari segi tata ruang lebih baik. Semoga kedepan nya, Sekolah ini lebih maju berkembang berprestasi, amin,”Pungkasnya. (ded)


You may like
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan
