Connect with us

Regional

Geng Motor Serang Warga di Sukabumi, Rumah dan Mobil Dirusak

Published

on

INFOKA.ID – Geng motor di Kota Sukabumi melakukan penganiayaan terhadap warga dengan menyerang warga. Aksi ini dilakukan geng motor secara berturut-turut terhadap satu korban.

Bahkan aksinya dilakukan saat korban Toriq Ashidik (27) dievakuasi ke rumah sakit dan di hadapan polisi. Tidak hanya melakukan penganiayaan tehadap korban, mobil milik korban pun dirusak para pelaku.

Kapolsek Cikole Resor Sukabumi Kota AKP Cepi Hermawan mengatakan, peristiwa itu terjadi di Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Minggu (30/7/2023) dini hari.

Ia menjelaskan peristiwa itu bermula saat korban dan kedua temannya sedang makan bubur di Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi dan berniat akan pulang.

“Pada saat korban akan keluar setelah makan bubur, mobilnya terhalang oleh para pengendara motor. Korban meminta untuk dipindahkan tapi orang itu marah-marah,” ujar Cepi, Selasa (1/8/2023).

Cepi menuturkan, setelah para pelaku memindahkan kendaraannya, korban pulang. Namun ternyata berbuntut panjang, korban diikuti oleh para pelaku yang berjumlah 10 orang bersepeda motor hingga ke rumahnya.

“Setelah itu si korban pulang, ternyata diikuti oleh beberapa orang sampai ke rumahnya,” katanya.

Di kediamannya itu, korban dikeroyok oleh para 10 orang pelaku di depan rumahnya yang berada di jalan Ciaul Baru, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole. Akibatnya korban mengalami memar atau pecah di bagian bibir dan pelipis mata kanannya.

“Korban luka memar di bibir pecah, terus di pelipis kanan karena korban keburu melarikan diri. Itu pakai tangan kosong, pada saat korban mau dipukul dengan kursi yang ada di sana korban keburu lari,” ucapnya.

Korban yang mengalami luka-luka kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Cikole. Korban lalu dibawa ke rumah sakit R Syamsudin SH oleh petugas polisi yang berjaga.

Namun selang setengah jam dari kejadian tersebut, lanjut Cepi, di luar dugaan para pelaku kembali melakukan aksi penyerangan ke rumah korban. Kali ini dengan jumlah massa yang semakin bertambah.

“Setelah kita bawa korban ke rumah sakit ternyata ada (serangan) susulan kedua. Susulan kedua bertambah pelaku itu kurang lebih 15 orang,” kata Cepi.

Dalam aksi penyerangan kedua, para pelaku berjumlah 15 orang itu memecahkan kaca mobil korban. Puas dengan aksinya merusak kendaraan, mereka kemudian membubarkan diri kembali.

Ternyata keberingasan para pelaku tak cukup sampai di situ, para pelaku nekat melancarkan aksi penyerangan ketiga ke rumah korban dengan jumlah orang bertambah sekira 20 orang. Padahal saat itu, di lokasi tersebut tengah dijaga oleh petugas kepolisian.

Pelaku berjumlah kurang lebih 20 orang bersitegang dengan aparat kepolisian yang berada di TKP hingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan.

“(Kejadian ketiga) setelah mereka membubarkan diri dan kami ada di TKP mereka menyerang kembali, kurang lebih 20 orang. Namun ada beberapa para pelaku ini menunggu di bawah Puskesmas karena TKP di atas Puskesmas,” ucap Cepi.

Ia mengatakanpPolisi berhasil mengamankan empat orang pelaku. Dengan rincian, dua orang ditangkap di lokasi kejadian, dan dua orang lainnya ditangkap di persembunyiannya di wilayah Cibatu, Kecamatan Cisaat. Mereka berinisial AR, ST, HA dan RM yang rata-rata berusia 18 tahun ke atas.

Hasil pemeriksaan terhadap para pelaku yang ditangkap, terindikasi bahwa mereka adalah gerombolan motor. Cepi juga membenarkan penyerangan itu dilakukan oleh orang yang sama. (*)