Connect with us

Regional

Gelombang Tinggi, Wisatawan di Sukabumi Dilarang Berenang

Published

on

INFOKA.ID – Gelombang tinggi melanda perairan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, hingga Minggu (27/12/2020) kemarin, gelombang tinggi atau pasang masih terjadi di laut pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengimbau masyarakat yang berkunjung ke pantai untuk tidak berenang.

“Ini kan ada Balawista dengan Satpol Air dan Kodim, kita mengimbau kepada masyarakat gunakan pengeras suara, jangan renang dulu. Karena ini arus sedang meningkat, jadi arus permukaan air laut sedang mengalami peningkatan,” ujarnya.

Dilansir dari TribunJabar.id, hingga pukul 17.00 WIB, Minggu (27/12/2020), petugas terus mengimbau pengunjung untuk tidak berenang, dan meminta yang sudah berenang untuk segera kembali ke dart karena ditakutkan terjadi kecelakaan laut.

“Sehingga kita imbau bersama Balawista atau Life Guard dengan Kodim juga supaya masyarakat jangan berenang terlebih dahulu,” jelasnya.

Selama libur Natal sejak hari Sabtu (26/12/2020) pengunjung sudah mulai berdatangan ke tempat wisata pantai di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Namun, mereka tidak bisa begitu saja masuk ke tempat wisata karena diperiksa terlebih dulu oleh petugas gabungan yang meminta bukti negatif hasil rapid test Covid-19.

Petugas pun langsung memutarbalik wisatawan yang tidak membawa kelengkapan hasil rapid test tersebut. (*)

Sumber: TribunJabar.id