Connect with us

Regional

Eceng Gondok Penuhi Irigasi, KNPI Pakisjaya Pertanyakan Kinerja PJT 2 dan Waker PSDA

Published

on

KARAWANG – Para Petani di wilayah Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang tengah dilanda keresahan akibat saluran air dipenuhi eceng gondok yang kian hari semakin bertambah hingga menyumbat saluran irigasi yang berada di Wilayah Pakisjaya.

Dengan penuhnya eceng gondok di saluran irigasi tidak hanya menghambat saluran air saja tetapi dapat menyebabkan penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk-nyamuk sehingga dikhawatirkan mengancam kesehatan warga.

Saluran irigasi atau Saluran Sekunder (SS) yang berada di Wilayah Kecamatan Pakisjaya melintasi 7 Desa diantaranya, Desa Telukbuyung, Telukjaya, Tanahbaru, Solokan, Tanjungbungin, Tanjungmekar dan Tanjungpakis. Terbagi menjadi SS Kedaung dan Pakis 1, saluran irgasi tersebut terkesan kurang diperhatikan dan pengawasan dari instansi-instansi terkait.

Ketua KNPI Pakisjaya Mulyana mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan saluran irigasi yang seharusnya menjadi sarana penyalur air bagi para petani malah menjadi tempat habitat pertumbuhan eceng gondok.

“Sejatinya air adalah sumber kehidupan dan menjadi kebutuhan fundamental bagi Masyarakat Pakisjaya khususnya Petani,” ujarnya, Senin (1/4/2025).

Mulyana menambahkan, kelancaran air dan kebersihan saluran irigasi adalah salah satu tugas Waker Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang nomor 11 tahun 2019 tentang Irigasi pasal 1 poin 21 Waker adalah Tenaga penjaga/pengaman/penjaga saluran irigasi.

“Kami berharap pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan kongkrit untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kalau Waker udah gak mau kerja, saya rasa banyak petani yg siap menggantikannya,” tegasnya.

“Dan saya berharap kedepan tidak ada lagi permasalahan serupa terjadi di wilayah saluran irigasi Kecamatan Pakisjaya,” imbuh Mulyana menandaskan. (rls/cho)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement