Connect with us

Regional

Dua Hari Pesta Miras, 4 Pemuda di Karawang Tewas

Published

on

KARAWANG – Empat orang tewas setelah menggelar pesta minumam keras (miras) selama dua hari di sebuah warung di kampung Bendasari 2, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kamis (4/3/21).

Pesta miras dilakukan Senin dan Selasa (1-2/3/21) malam dan korban mulai bertumbangan tak sadarkan diri sejak Rabu (3/3). Mereka meninggal secara beruntun dengan tiga orang meninggal dihari yang sama serta satu orang lagi meninggal di hari Kamis (4/3).

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, peristiwa pesta miras berjumlah tujuh orang, empat diantaranya meninggal dunia dan tiga di rawat.

Baca juga: Satgas Covid-19 Tracing 15 Orang Terkait 2 Kasus Corona B117 di Karawang

“Saya sangat prihatin atas peristiwa berujung kematian dengan tewasnya empat orang diduga akibat minuman keras. Baran bukti seperti botol sudah kita amankan serta simple para korban yang masih di rawat,” kata Rama kepada Infoka.id saat olah TKP.

Menurut Rama, ia telah menurunkan tim untuk melakukan penyidikan dan pendalaman. Supaya tahu siapa yang membawa dan mengolah minuman keras. Untuk penyebab tewasnya masih didalami, karena para korban belum di otopsi dan langsung dikuburkan oleh pihak keluarga.

“Kita akan melakukan kordinasikan dengan pihak forensik untuk mengungkap penyebab tewasnya para korban diduga usai minuman keras. Kita belum tahu miras tersebut oplosan atau bukan, karena nunggu hasil dari laboratorium dan hasil pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap Rama

Baca juga: Ketua DPRD Garut Euis Ida Diperiksa Jaksa, Dugaan Korupsi Dana Reses

Sementara itu, Kapolsek Karawang Kota, Kompol Suparno menuturkan, setelah dua hari minum miras, Selasa (2/3) malam para korban merasa kurang enak badan. Kemudian pada Rabu (3/3) korban dibawa keluarganya ke rumah sakit, namun diperjalanan meninggal dunia dan belum sempat jalani perawatan.

“Keluarga mengambil keputusan para korban langsung dikuburkan tiga orang, sedangkan satu korban lagi meninggal hari ini (Kamis, red) dan baru dikuburkan. Tiga orang lainnya masih selamat dan nanti sudah membaik akan dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement