Regional
DP3A Karawang: Selama 2022, Laporan Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang mencatat ada 116 kasus kekerasan pada perempuan dan anak pada 2022, meningkat 5 kasus dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak (P2KPA) DP3A Kabupaten Karawang, Hesti Rahayu merinci, terhitung pada tahun 2020 pelapor kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Karawang ada sebanyak 92 kasus.
Kemudian, di tahun 2021 meningkat menjadi 111 kasus, lalu diakhir tahun 2022 ada sebanyak 116 kasus.
“Itu menjadi dua sudut pandang yang berbeda, namun kita menilai itu menjadi suatu kemajuan, karena meningkatnya pelapor menandakan mereka (masyarakat) sudah berani melaporkan tindakan kekerasan kepada perempuan dan anak di lingkungannya,” ujarnya, Jumat (13/1/2023).
Selain itu, lanjut Hesti, dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keberanian masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan perempuan dan anak di lingkunganya, pihaknya sudah menyediakan berbagai program serta kepanjangan tangan dari DP3A Karawang di setiap kecamatan di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang.
“Selain kita melakukan kampanye untuk melawan tindak kekerasan perempuan dan anak, kita juga menyediakan pelayanan aduan di 30 Kecamatan di Karawang serta kita juga sudah membentuk 6 Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di 6 Desa di Karawang,” katanya.
Dan untuk meningkatkan kinerja, kata dia, pihaknya berencana akan terus membentuk PATBM di seluruh desa di Kabupaten Karawang.
“InsyaAllah, ditahun ini kita akan segera melakukan pembentukan PATBM di seluruh desa di Karawang. Untuk surat edaran masih dirancang, secepatnya kita akan sebar ke kecamatan agar di desanya bisa segera di bentuk PATBM,” ujarnya.
Ia berharap, di tahun ini jumlah masyarakat yang melapor meningkat sebagai indikator keberhasilan dari hasil sosialisasi terhadap perlindungan perempuan dan anak. Sehingga seiring dengan melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan terhadap penangannya.
“Kita akan berusaha lebih maksimal lagi, dengan program-program serta inovasi pelayanan yang lebih baik lagi, demi menciptakan lingkungan keamanan, ketentraman dan kenyamanan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Karawang,” ungkapnya. (*)

You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan







