Regional
Dinkes Jabar Selidiki Keracunan Massal di Purwakarta
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Kesehatan Jawa Barat menyelidiki dan mengambil sampel makanan yang diduga jadi penyebab keracunan massal di Kabupaten Purwakarta.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jawa Barat, Rochady Hendra Setya Wibawa menyebutkan salah satu yang diteliti adalah sampel muntahan korban. Selain itu, juga makanan yang disantap pun diperiksa.
“Kami sudah mengambil sampel dari makanan Jumat berkah Jumatan berupa nasi, mie goreng, dan telur balado. Saat ini, sampel muntahan sedang diteliti di Labkesda,” kata Kabid P2P Dinkes Jabar Rochady Hendra, Senin (20/11/2023).
Selain menguji sampel, juga dilakukan pemeriksaan, pemberian obat dan rujukan, serta koordinasi dengan desa serta aparat setempat.
Ia menyebut hingga saat ini tercatat, ada 195 korban bergejala ringan dan 32 orang bergejala berat. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Rochady mengatakan, berdasarkan laporan yang ada, korban keracunan massal di Purwakarta mencapai 227 orang. Mayoritas korban mengalami gejala pusing, mual hingga muntah-muntah dan telah mendapat penanganan medis di rumah sakit.
“Beberapa diantaranya hanya mengalami gejala ringan, ada sebanyak 195 orang. Sedangkan gejala berat sebanyak 32 orang,” ungkapnya.
Dia menyebut, petugas medis berjumlah 84 orang dikerahkan untuk menangani peristiwa keracunan massal tersebut. Saat ini kata dia, para korban sudah berangsur membaik kondisinya.
“Tercatat sebanyak 84 orang yang menangani. Itu diantaranya ada sari Puskesmas Kiarapedes 66 orang, Puskesmas Wanayasa dan 77 orang di Klinik Ibnu Sina,” pungkasnya.
Sebelumnya, ratusan Warga di Kampung Cikubang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diduga alami keracunan usai menyantap nasi kotak, Jumat (17/11/2023).
Peristiwa keracunan massal diduga usai warga menyantap makanan yang didapatkan usai menjalani salat Jumat di salah satu masjid di Kampung Cikubang, Jumat (17/11/2023) siang. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional







