Regional
Diduga Terlilit Hutang Pinjol, Karyawan Minimarket di Rengasdengklok Gantung Diri
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Diduga gara-gara terlilit pinjaman online (pinjol), Barja Dipura (19), warga Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang nekat gantung diri.
Korban, yang merupakan karyawan minimarket, ditemukan tewas gantung diri menggunakan tambang yang diikat diatas plapon di gudang bagian belakang tempatnya bekerja.
Dijelaskan Humas Polsek Rengasdengklok, Aiptu Supriyanto, penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh rekan kerja korban berinisial D(25).
Supriyanto menjelaskan ketika D masuk ke dalam mini market untuk mengabsen, dirinya sudah melihat kunci Rolling door mini market dalam keadaaan terbuka.
Setelah itu, saat D berniat mengganti baju di gudang, dirinya terkejut melihat BD(19) sudah tidak bernyawa dalam keadaan tergantung diatas plafon gudang mini market. Mendapati rekan kerjanya tidak bernyawa dalam keadaan tergantung, dirinya pun langsung melapor ke pihak kepolisian.
“Saksi baru sampai di kantor dan langsung ke gudang karena pintu depan sudah terbuka. Sampai di gudang saksi menemukan korban sudah tewas tergantung,” kata Supriyanto, Senin (2/10/23).
Mengetahui hal tersebut, kata dia, saksi sontak berlari keluar dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Saksi selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas serta piket Reskrim Polsek Rengasdengklok guna proses penanganan lebih lanjut.
Sambungnya, setelah dilokasi, pihaknya bersama Inafis beserta puskesmas setempat langsung melakukan penyelidikan dan dilakukan juga pemeriksaan terkait jasad korban.
“Menurut identifikasi dan cek kondisi luar dari dokter ternyata benar korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Karawang. Dan saat ini, penyebab korban meninggal masih dalam penyelidikan,” tuturnya.
Sementara itu, Cooferasi Alfamart Rizal mengatakan, pihaknya membenarkan atas peristiwa tersebut, namun dirinya juga belum bisa memberikan keterangan soal penyebab korban nekad gantung diri.
“Karena dalan proses pihak kepolisan Polsek Rengasdengklok, cuma saya berharap kepada karyawan yang lain, bahwa peristiwa yang pertama kali, jangan sampai terulang kembali,” tandasnya.
Sementara itu, dari pantauan lokasi, warga sekitar berbondong-bondong menyaksikan evakuasi jasad korban oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi korban diduga nekat bunuh diri karena punya utang pinjaman online (pinjol). Korban diduga tidak sanggup menghadapi tekanan karena ditagih hutang hingga mengakhiri hidupnya. (*)

You may like

Kapolresta Karawang Imbau Masyarakat Jaga Kedamaian Saat Sampaikan Aspirasi

Kapolresta Karawang Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Sejumlah Pejabat utama

Kantongi Skor Nyaris Sempurna, Kalapas Karawang Apresiasi Dukungan Masyarakat dalam Survei Pelayanan Publik

Bukan Kaleng-Kaleng! 1 Kg Sabu hingga 80 Ribu Obat Keras Diungkap Polresta Karawang Periode Juli – Agustus

Polresta Karawang Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jelang Pilkades Serentak, 21 Desa Rampungkan Temuan LHP Akhir Masa Jabatan Kades
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan Indonesia PR Practitioner of the Year 2026
- Kapolresta Karawang Imbau Masyarakat Jaga Kedamaian Saat Sampaikan Aspirasi
- Kapolresta Karawang Pimpin Sertijab Wakapolresta dan Sejumlah Pejabat utama
- Samsung AC Neo WindFree Ultra: Kesejukan Lebih Nyaman dengan Udara Lebih Bersih berkat PM1.0 Filter
- Resmi Dilantik! Pordibya Sumsel Siap Lahirkan Generasi Juara dan Jadi “Rumah Bersama” Para Atlet







