Connect with us

Regional

Diduga Terlibat Tawuran, Polisi Amankan Belasan Pelajar SMP di Sukabumi

Published

on

INFOKA.ID – Belasan Pelajar SMP di Kota Sukabumi diamankan Polsek Cikole Resort Sukabumi Kota, Selasa (29/3/2022).

Mereka diamankan petugas karena diduga terlibat tawuran antarpelajar yang terjadi di jalan R Syamsudin SH, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

Saat mendapat laporan dari warga adanya tawuran antar pelajar SMP, sejumlah petugas melakukan penyisiran yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Kapolsek Cikole, Kompol NR Subarna, mengatakan, ada 17 pelajar SMP diamankan diduga terlibat tawuran yang terjadi di jalan R Syamsudin SH, yakni dua sekolah di Kota Sukabumi dan satu sekolah di Kabupaten Sukabumi.

“Mereka terdiri dari tiga sekolah yang ada di Kota Sukabumi. Saat mereka diamankan memang tidak terlibat tawuran secara langsung. Namun, ini upaya penggagalan tawuran yang akan berlanjut,” ucap Subarna dilansir TribunJabar.id, Selasa (29/3/2022).

Subarna menjelasakan, diduga para pelajar tersebut sudah janjian untuk melakukan tawuran.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka janjian. Namun tidak ditemukan senjata tajam,” ucapnya.

Saat ini, belasa pelajar tersebut menjalani pemeriksaan labih lanjut dan dilakukan pembinaan untuk diserahkan kepada orangtua serta pihak sekolahnya.

“Saat ini tengah kami lalukan pembinaan dan memangil orangtua dan guru mereka untuk pembinaan lebih lanjut,” kata Subarna.

Sebelumnya, tawuran antarpelajar SMP terjadi di Jalan R Syamsudin SH, RW 04 Kelurahan Cikole, Kota Sukabumi, Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 14.05 WIB.

Saksi di lokasi, Fajar Cahya (27) mengatakan, sebelum tawuran, datang rombongan pelajar SMP dari arah timur Jalan R Syamsudin SH, tiba-tiba kedua pelajar SMP tersebut saling serang.

“Kemudian disusul rombongan pelajar SMP lain dari arah Cikole dalam langsung terjadi baku hantam,” jelasnya.

Fajar menuturkan, aksi tawuran tersebut berlangsung beberapa menit dan langsung dibubarkan warga sekitar.

“Mereka pakai tangan kosong, tidak pakai senjata, usai ramai langsung dibubarkan warga,” ucapnya.

Hal serupa dikatakan, Anggi (27) ia melihat antar pelajat tersebut, saling serang dari kedua belah pihak.

“Langsung aksi saling serang. Namun tidak lama langsung dibubarkan warga hingga berhamburan,” singkatnya. (*)