Connect with us

Regional

Dewan Bahas Duduk Perkara Hibah Rp 10 M untuk Polda Jabar, Fraksi PKS, Gerindra Tidak Hadir

Published

on

SEGRAK Mau Berangkat ke KPK

KARAWANG – Pembahasan terkait dana hibah 10 Miliar ke Polda Jawa Barat oleh Pemerintah Kabupaten Karawang harus diundur. Pasalnya, hal tersebut tidak bisa dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum. hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Karawang, Budianto.

Menurut Budianto, agenda rapat tersebut tidak bisa dilaksanakan karena hanya dihadiri dari Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi Golkar dan Fraksi Pangkal Perjuangan. Sedangkan yang tidak hadir dalam agenda rapat tersebut dari PKS dan Gerindra, serta unsur Pimpinan DPRD Karawang.

“Rapat pembahasannya harus ditunda dulu. Nanti kita agendakan ulang rapatnya. Karena unsur Pimpinan DPRD juga ada yang tidak hadir. Karena DPRD kan jabatan kolektif kolegial, jadi harus memenuhi kuorum. Dan kita ketahui hari ini anggota dewan juga melakukan musrembang dan terkait kondisi banjir,” katanya, Senin (27/02/2023).

Budianto juga menegaskan, bahwa waktu rapat di Gedung Paripurna dengan Serikat Gerakan Masyarakat Karawang (SEGRAK) tidak pernah mengatakan pembatalan dana hibah 10 Miliar ke Polda Jawa Barat.

“Waktu rapat itu saya tidak pernah berstatement pembatalan dana hibah 10 Miliar ke Polda Jabar. Saya ngomong akan rapat dulu dengan unsur Pimpinan DPRD,” tegas Budianto.

Jika Segrak kembali turun, lanjut Budianto, dirinya mengaku akan siap menemui kembali untuk menyampaikan apa adanya.

“Kalo ada aksi lagi ya harus saya hadapi. mereka kan juga masyarakat. Saya akan sampaikan apa adanya selagi saya ada waktu dan sehat,” jelas Budianto.

Sementara Kordinator SEGRAK, Ace Sudiar, ditemui di Cafe Dewa Sena menyatakan sudah mengumpulkan kejanggalan perihal diterbangkannya dana hibah Rp 10 milyar ke Polda Jabar.

Ace menyebut kejanggalan persoalan ini akan SEGRAK teruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

“Sebelumnya kami akan komunikasi dulu kepada pak Mahfud MD. Kami akan konsisten mendesak agar hibah ini dibatalkan,” tandasnya. (red)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement