Regional
Dengan Fasilitas Mumpuni, Primaya Hospital Luncurkan Unit Layanan Thalasemia untuk Warga Karawang
Published
11 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Primaya Hospital resmi meluncurkan unit layanan thalasemia untuk melayani warga Kabupaten Karawang dan sekitarnya. Unit terbaru ini merupakan komitmen Primaya Hospital memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya anak-anak penderita thalasemia.
Direktur Primaya Hospital, dr. Winardi Fadilah, MMRS, AIFO-K, menerangkan layanan thalasemia ini dilengkapi beragam fasilitas yang terbagi dalam beberapa bagian, antara lain poliklinik dengan dokter spesialis anak dan penyakit dalam khusus kelainan darah.
“Kemudian tersedia ruangan transfusi khusus yang berkapasitas 10 orang. Pasien thalasemia juga dapat dilakukan pemeriksaan jantung oleh dokter spesialis jantung,” ucap Winardi dalam keterangannya, Jumat (20/6).
Dia bilang, besarnya populasi thalasemia mayor di Karawang mendorong Primaya Hospital berkomitmen menjadi salah satu RS yang berkontribusi melayani pasien thalasemia dengan standar perawatan mumpuni.
“Dengan pengalaman yang kami miliki menangani pasien-pasien thalasemia di Kota Bekasi, Primaya Hospital berhasil menjadi RS panutan untuk pelayanan thalasemia bagi daerah lain. Berangkat dari hal itu kami pula ingin memberikan hal yang sama bagi pasien yang ada di Kabupaten Karawang,” papar dia.
Winardi menyebut layanan ini berfokus pada kenyamanan dan ketepatan terapi untuk pasien-pasien thalasemia agar mereka lebih nyaman dan tenang.
Dengan pelayanan one stop service, kata dia, semua layanan sudah bisa dilakukan hanya di satu ruangan unit thalasemia saja.
“Harapannya ketika pasien diberikan transfusi yang sesuai dan obat yang sesuai, harapan hidup menjadi lebih baik lagi dan thalasemia bukan suatu halangan untuk melakukan kegiatan sehari-hari,” jelas Winardi.
Di samping itu, hadirnya unit terbaru ini membuat Primaya Hospital membantu program pemerintah untuk zero thalasemia yaitu melakukan edukasi dan screening terhadap orang-orang yang berpotensi memiliki resiko thalasemia.
“Yaitu dengan cara melakukan test sebelum melaksanakan pernikahan agar mengetahui pasangan ada yang memiliki sifat bawaan thalasemia atau tidak. Dengan seperti itu kita bisa menurunkan bahkan mencegah untuk terjadinya kejadian thalasemia,” tutupnya. (*)


You may like

Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar

Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook

Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat

Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah

Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun

Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses
Pos-pos Terbaru
- Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar
- Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat
- Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah
- Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun






