Connect with us

Olahraga

Crash Pedrosa dan Savadori, Jorge Martin Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Styria

Diposting

pada

INFOKA.ID – Balapan MotoGP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (8/8/2021) malam WIB, mengalami insiden yang mengakibatkan balapan dihentikan sementara. Red flag dikibarkan akibat ada kecelakaan yang melibatkan Dani Pedrosa dari tim KTM dan Lorenzo Savadori dari tim Aprilia. Keduanya mengalami crash di Tikungan 3.

Peristiwa terjadi Pedrosa yang sedang memacu motornya dengan kencang mengalami highside di Tikungan 3. Itu membuat si pebalap wildcard KTM terjatuh dari motornya, lalu motornya meluncur liar di trek.

Kemudian, Savadori yang ada di belakangnya tidak dapat menghindar dan menghantam motor Pedrosa. Alhasil, kecelakaan yang cukup berbahaya terjadi, kedua motor bahkan mengeluarkan api.

Kemenangan Perdana Jorge Martin di MotoGP Styria 2021

Jorge Martin berhasil menjuarai MotoGP Styria 2021. Ini menjadi kemenangan perdana rider Spanyol tersebut dengan statusnya sebagai rookie.

Meski balapan sempat dihentikan menyusul insiden motor terbakar milik Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori. Namun selepas restart, Martin tak terbendung.

27 lap dilalui Martin dengan konstan di posisi terdepan, dan finis dengan catatan waktu 38 menit 7,879 detik. Ia bahkan unggul 1,5 detik dari Joan Mir yang menjadi runner-up, dan nyaris unggul 10 detik dari Fabio Quartararo di podium ketiga.

Kemenangan Martin menegaskan dominasi Ducati di Spielberg, yang lintasannya memang menjadi santapan empuk pabrikan Italia itu. Sudah 6 dari 7 balapan terakhir di sana selalu dimenangi Ducati.

Namun raihan rider 23 tahun itu terbilang luar biasa, mengingat apa yang ia alami sebelumnya. Musim perdana Martin di MotoGP berjalan bak roller coaster.

Ia pernah meraih pole position serta podium perdana saat finis tiga besar di MotoGP Doha. Namun di seri berikutnya, yakni MotoGP Portugal, ia langsung mengalami kecelakaan parah.

Crash saat sesi latihan di Portimao pada April lalu membuatnya harus dioperasi dan absen di 4 seri balapan. Ia baru comeback 1,5 bulan setelahnya, di MotoGP Catalunya.

Namun performanya langsung merosot jauh di tiga seri berikutnya. Berturut-turut di tiga balapan, Martin cuma finis ke-14 di Catalunya, finis ke-12 di MotoGP Jerman, dan retired di MotoGP Belanda.

Libur musim panas nyatanya menjadi titik balik bagi Martin. Ia bisa memulihkan diri secara fisik dan mental, yang akhirnya berbuah manis di MotoGP Styria.

“Saya tak bisa percaya. Saya sudah melakukan hal yang fantastis. Saya selalu konsisten, dan tujuan saya ada memenangi balapan,” ujar Martin selepas balapan, dikutip Sky Sport Italia.

“Pada lap-lap terakhir saya menggeber motor lebih kencang, mencoba mengambil keuntungan dari Mir, lalu di tikungan-tikungan terakhir saya mulai memikirkan orang-orang yang sudah membantu saya sejauh ini. Saya bermimpi menjadi juara dunia dan (kemenangan) ini adalah langkah kecil menuju ke sana. Terima kasih untuk keluarga saya karena sudah mendukung karier saya. Kemenangan ini khusus untuk kakek saya,” katanya.

“Masih banyak ruang untuk perbaikan, kami akan mencoba mengulagi kesuksesan ini pekan depan,” tegas Martin.

Balapan selanjutnya masih akan digelar di Red Bull Ring pekan depan, dengan tajuk MotoGP Austria. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement