Regional
Bupati Karawang Tanggulangi Abrasi di Pantai Ciparage dengan Alat Berat
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Bupati Karawang Aep Syaepuloh, menerjunkan alat berat jenis ekskavator amfibi untuk menangani masalah abrasi yang melanda pesisir pantai Ciparage di Kecamatan Tempuran, Karawang, pada Kamis (29/8/2024).
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret dalam menghadapi tantangan abrasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Aep menjelaskan bahwa terdapat dua pendekatan dalam menangani masalah ini, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Untuk tindakan jangka pendek, ekskavator amfibi berfungsi untuk menggali dan membersihkan area yang terdampak serta menciptakan sistem pengendalian saluran air yang lebih baik.
Ia juga menegaskan bahwa teknologi canggih ini dapat dimanfaatkan tidak hanya di pantai Ciparage, tetapi juga di lokasi-lokasi lain di pesisir Karawang yang mengalami masalah serupa. Hal ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam mengatasi fenomena abrasi yang meluas.
Ekskavator amfibi dikenal sebagai alat berat yang sangat fleksibel, mampu beroperasi di berbagai kondisi, termasuk lahan basah, sungai, dan area dangkal, bahkan dapat melaksanakan tugas di atas permukaan air.
“Alat berat ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah abrasi di wilayah pesisir Karawang lainnya yang mengalami kondisi serupa,” ujar Aep.
Data yang ada menunjukkan bahwa abrasi tidak hanya terjadi di pantai Ciparage, melainkan juga di kawasan pesisir lainnya di Karawang.
Menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang, wilayah ini memiliki garis pantai yang cukup panjang, mencapai 84,23 kilometer, yang berbatasan dengan pesisir utara Bekasi dan Subang.
Data yang diungkap pada tahun 2020 menunjukkan bahwa abrasi di pesisir utara Karawang mencapai 34,626 kilometer, dengan titik terparah berada di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya.
Pandangan ini telah mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk melakukan tindakan lebih lanjut dengan merelokasi masyarakat yang terancam oleh abrasi.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi abrasi yang telah meresahkan masyarakat pesisir Karawang. Pemkab Karawang berkomitmen untuk terus berinovasi dan menggunakan teknologi canggih demi kesejahteraan masyarakat. (*)


You may like

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir

Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
Pos-pos Terbaru
- Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
- Yonif 305/Tengkorak Gelar Nobar Semifinal II Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Prajurit
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh






