Regional
Bupati Cianjur Terbitkan Surat Edaran Untuk Cegah Berangkatnya Pekerja Migran Ilegal
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Bupati Kabupaten Cianjur Herman Suherman mengeluarkan surat edaran (SE) melalui aparatur kecamatan dan desa guna mencegah pemberangkatan pekerja migran asal Cianjur secara ilegal.
Herman mengingatkan warga yang berminat menjadi pekerja migran menempuh prosedur sesuai ketentuan.
“Kami meminta warga yang berminat bekerja ke luar negeri memilih jasa pemberangkatan tenaga kerja resmi atau mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur untuk mendapatkan informasi. Jangan sampai termakan bujuk rayu calo sponsor,” kata Herman, Kamis (15/6/2023).
Dia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menerima tawaran untuk bekerja di luar negeri. Jangan sampai warga menjadi pekerja migran melalui jalur ilegal, sehingga tidak terpantau oleh pemerintah ketika mengalami masalah di luar negeri.
Untuk membantu kepulangan pekerja migran yang terbujuk dengan janji oknum sponsor atau calo sudah dilakukan pemerintah daerah berkoordinasi dengan KBRI dan Kementerian Luar Negeri agar dapat berkumpul kembali dengan keluarganya di Cianjur.
“Selama beberapa bulan terakhir, saya banyak mendapat laporan melalui media sosial pribadi terkait pekerja migran asal Cianjur yang bermasalah di sejumlah negara Timur Tengah, sehingga perlu dilakukan antisipasi,” katanya.
Sementara, Kepala Disnakertrans Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan sebagian besar pekerja migran asal Cianjur, diberangkatkan secara ilegal atau non-prosedural menggunakan dokumen perjalanan wisata, sehingga saat mendapat permasalahan pihaknya tidak menemukan datanya.
“Banyak pekerja migran yang berangkatnya tidak resmi atau non-prosedural dibawa calo atau sponsor yang nakal dengan iming-iming gaji besar dan tempat kerja atau majikan yang nyaman, namun kenyataannya mereka ditempatkan di negara terlarang atau masuk dalam daftar moratorium,” katanya.
Ia mengatakan, Disnakertrans Cianjur akan berupaya menggencarkan sosialisasi hingga ke pelosok guna menekan potensi pekerja migran asal Cianjur diberangkatkan ke luar negeri secara ilegal, termasuk memberikan nama perusahaan resmi yang dapat menjadi pilihan sehingga keberadaan mereka terpantau.
“Jangan sampai mereka termakan bujuk rayu calo dan oknum sponsor karena ketika bermasalah mereka lepas tanggungjawab dan pemerintah tidak mengetahui keberadaan nya. Silahkan konsultasi ke dinas agar kami arahkan ke perusahaan yang resmi,” katanya. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan







