Regional
Berhasil Turunkan Stunting, Pemkab Karawang Raih Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penghargaan ini diberikan atas keseriusan Pemkab Karawang dalam program penurunan stunting.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan diterima oleh Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Karawang, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta program Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Barat 2023.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Aep mengatakan, penghargaan ini merupakan buah dari hasil kerja keras semua pihak terhadap penurunan stunting di Kabupaten Karawang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan program penurunan stunting di Kabupaten Karawang,” ujarnya.
Aep mengatakan, tahun 2022 angka stunting di Karawang berhasil turun dari 20,6 persen menjadi 14 persen. Untuk tahun 2023, Wabup menegaskan, program stunting bakal dibuat lebih digencarkan sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat dan Bupati Karawang.
“Sesuai instruksi Ibu Bupati minimal angka stunting di Karawang satu digit di tahun 2023 ini. Targetnya antara 9-8 persen atau lebih rendah,” katanya.
Aep mengatakan, untuk mencapai tujuan itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya dengan meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang untuk menyiapkan data base stunting berupa dash board.
Melalui data yang real dan terintegrasi antara Dinas Kesehatan dan DPPKB Karawang. Diharapkan, program intervensi penurunan stunting menjadi lebih baik dan tepat sasaran. Sehingga, cita-cita Karawang zero stunting di tahun 2024 bisa tercapai.
“Kemudian untuk Bapak Asuh Anak Stunting, Karawang sudah berjalan. Dan akan kembali bergulir di tahun ini dengan beberapa masukan dari Pak Gubernur,” ujarnya.
Kepala DPPKB Karawang, Sofiah menambahkan, keberhasilan penurunan stunting di Karawang tak lepas dari peran serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang jumlahnya 5.637 orang.
Mereka, kata Sofiah, bertugas melakukan monitoring, pendampingan, dan edukasi kepada anak stunting di Karawang. Hasilnya, berdasarkan data EPPGM dan SSGI tahun 2022 jumlah anak stunting di Karawang mengalami penurunan yang signifikan.
“Tahun 2023 ini sasarannya turun, hal ini karena angka stunting di Karawang juga mengalami penurunan signifikan,” ujarnya. (*)
You may like

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa

Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak

Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang

Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa

Prakasa 1 Berikan Apresiasi Kepada Mitra Finco Dan Karyawan Di Gala Dinner

NasDem Gelar ‘Run for Change 2026’ di Karawang, Kategori 5K dan 10K Gratis!
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
- Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak
- Sharp Perluas Party Speaker, Hadirkan Phantom Series dan Core Blast Series untuk Beragam Gaya Hidup Konsumen
- Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang
- Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa








gateio
6 Maret 2023 at 23:18
I have read your article carefully and I agree with you very much. So, do you allow me to do this? I want to share your article link to my website: gateio