Nasional
ASEAN Sepakat Dukung Dua Dokumen Inisiatif Indonesia pada KTT ke-42
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa ASEAN (Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara) sepakat mendukung dua dokumen inisiatif Indonesia untuk diadopsi oleh para Kepala Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (KTT ASEAN 2023) ke-42.
“Pada kesempatan ini, para menteri sepakat untuk mendukung dua dokumen inisiatif Indonesia untuk diadopsi oleh para Kepala Negara di KTT ke-42,” kata Airlangga saat menyampaikan hasil Pertemuan Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community Council/AECC) ke-22, Minggu (7/5/2023).
Airlangga merinci dua hal yang telah disepakati, yaitu ASEAN Leaders’ Declaration on Developing Regional Electric Vehicle Ecosystem. Airlangga menyebut kesepakatan ini akan menjadi panduan kerja sama dan kolaborasi untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang memenuhi standar yang sama di ASEAN, aman, efisien, dan berkelanjutan di kawasan.
Kedua, ASEAN Leaders’ Declaration on Advancing Regional Payment Connectivity and Local Currency Transaction Mechanism yang bakal mendukung penguatan stabilitas keuangan serta meningkatkan integrasi ekonomi kawasan.
“Dalam kesepakatan ini nantinya akan mendukung penguatan stabilitas keuangan serta meningkatkan integrasi ekonomi kawasan,” ujar Airlangga.
Tak hanya itu, lanjut Airlangga, ada juga pembahasan sejumlah isu penting dalam AECC yang digelar selama dua hari. Di antaranya, para menteri yang membahas kondisi ekonomi saat ini yang mempengaruhi integrasi kawasan.
iketahui, pertumbuhan ekonomi ASEAN diperkirakan sebesar 4,7 persen di tahun 2023 dan 5,0 persen di tahun 2024. Hal tersebut tentu menjadikan ASEAN sebagai bright spot on the dark horizon.
Menurut Airlangga, para menteri juga membahas perkembangan dari 16 prioritas ekonomi atau Priority Economic Deliverables yang diangkat Indonesia dan bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan konektivitas, serta mengakselerasi transformasi digital.
Pihaknya juga mencatat perkembangan positif dari capaian prioritas, terutama terkait penandatangan ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA) Upgrading serta peluncuran ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance Versi 2 yang telah memasuki tahap akhir implementasi.
“Untuk mendorong transformasi digital kawasan, para Menteri sepakat untuk mengakselerasi dimulainya perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dari 2025 menjadi 2023 yang ditargetkan akan diluncurkan pada bulan September 2023,” jelas Airlangga.
Lebih lanjut, para menteri juga membahas persiapan partisipasi Timor-Leste di ASEAN. Dalam hal ini, seluruhnya mendukung Timor-Leste secara penuh
untuk berpartisipasi dalam pertemuan dan kegiatan di Pilar Ekonomi ASEAN.
“Terakhir, kami juga membahas perkembangan penyusunan Visi Komunitas ASEAN Paska-2025. Para Menteri menginstruksikan badan sektoral terkait melakukan konsultasi dengan seluruh,” ujar Airlangga. (*)


You may like

Pemerintah Terus Matangkan Aturan Pajak Karbon

Buka KTT ASEAN ke-43, Presiden Jokowi: Indonesia Senang Sambut Keluarga Besar ASEAN

Presiden Jokowi: Indonesia Dukung Keanggotaan Timor Leste di ASEAN

Pangdam dan Kapolda Jabar Pimpin Apel Tri Brata Jaya 2023 di Karawang

Menko Airlangga: 58 Proyek Strategis Era Jokowi Tak Tuntas Tahun 2024

Tahun 2023, Menko Airlangga Targetkan Sejuta Warga Terdaftar di Kartu Prakerja
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern






