Gaya Hidup
Amou Haji, Pria Terkotor di Dunia Meninggal Usai Mandi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Amou Haji, pria asal Iran yang tidak mandi selama 60 tahun yang dijuluki ‘pria paling kotor di dunia’ dikabarkan meninggal dunia.
Dikutip Kantor berita resmi Iran, IRNA, Haji meninggal dalam usia 94 tahun di desa Dejgah, Provinsi Selatan Fars pada Minggu (23/10).
Selama hidupnya, sudah lebih dari 60 tahun ia memilih untuk tidak mandi dengan air dan sabun.
Dilansir dari Guardian, Haji yang wajah dan tubuhnya tertutup jelaga karena tidak pernah mandi itu, tinggal di gubuk batu bara.
Penduduk desa mengatakan dia telah mengalami “kemunduran emosional di masa mudanya” yang membuatnya menolak untuk mandi.
Beberapa bulan lalu, warga desa membujuknya mandi untuk pertama kalinya. Tak selang berapa lama, pria terkotor di dunia meninggal setelah sebelumnya sakit.
“Tetapi untuk pertama kalinya pada beberapa bulan yang lalu, penduduk desa membawanya ke kamar mandi untuk mandi,” demikian dilaporkan IRNA.
Tak hanya menolak mandi, Haji juga menghindari makan makanan bersih. Ia makan roadkill (hewan-hewan yang mati tertabrak kendaraan) dan mengisap pipa berisi kotoran hewan. Media lokal melaporkan dirinya takut jatuh sakit jika mandi dan makan dengan layak.
Beberapa bulan lalu, warga desa membujuknya mandi untuk pertama kalinya. Tak selang berapa lama, pria terkotor di dunia meninggal setelah sebelumnya sakit.
Haji tidak pernah menikah dan tampaknya tidak memiliki keluarga. Namun penduduk setempat mengasihi Haji dan membangunkan gubuk batu bata untuknya agar dia berhenti tidur di lubang tanah.
Seperti dilansir dari Telegraph, Haji mengundang rasa penasaran orang selama beberapa tahun terakhir.
Orang-orang mengunggah video berisi tingkah ‘ajaib’ Haji termasuk merokok hingga lima batang rokok sekaligus atau mengisap kotoran dari sambungan pipa logam.
Usai pria terkotor di dunia meninggal, secara tidak resmi gelar pria terkotor di dunia mungkin akan disandang pria asal India, Kailash Singh yang berusia 63 tahun.
Pria yang akrab disapa Kalau ini tidak mandi atau menggosok gigi selama 35 tahun terakhir. Ia mandi dengan api atau disebut Agni Snan.
Buatnya, mandi dengan api selayaknya mandi dengan air. “Saya masih tidak ingat bagaimana semuanya dimulai. Saya baru tahu itu dimulai sekitar 35 tahun lalu,” kata dia seperti dikutip dari Hindustan Times. (*)
You may like
Pos-pos Terbaru
- Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
- Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis​
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
- Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian
- Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang

