Regional
Pembebasan Lahan di SMAN I Plered Diduga di “Mark Up”
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA-Pembebasan lahan SMAN 1 Plered dengan anggaran dari Dina Pendidikan Provinsi Jabar tuai masalah. Pasalnya, proses pembebasan lahan tersebut diawali dengan motif memaksakan membangun bangunan kelas diatas lahan pribadi dan ujungnya ingin dibayarkan pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun “Infoka”, pembangunan ruang kelas di SMAN 1 Plered terjadi sewaktu kepala sekolah dijabat oleh Ppt.
Saat itu, karena terdesak kebutuhan penyiapan ruang belajar seiring dengan meningkatnya jumlah pelajar lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Karena kondisi itulah, kepala sekolah mengajukan proposal ke Disdik Jabar melalui UPTD Disdik Jabar wilayah IV Purwakarta untuk pembangunan ruang kelas baru.
Akhirnya, Disdik Jabar mengalokasi anggaran DAK untuk pembangunan ruang kelas di SMAN I Plered.
Sementara, Disdik Jabar tidak mengetahui persis bahwa bangunan ruang kelas baru dibangun diatas lahan pribadi bukan aset negara.
Seiring waktu, terjadilah pergantian kepala sekolah, Kepsek Ppt bergeser ke SMAN Darangdan.
Entah kenapa, masalah belum dibebaskannya lahan yang dibangun kelas di SMAN I Plered mencuat ke permukaan sampai terjadinya aksi penyegelan.
“Ya, mungkin kepala sekolah lama berpikiran enak saja membangun ruang kelas di atas tanah miliknya dan menuntut Disdik Jabar membayarnya, ” kata sebuah sumber.
Akhirnya, pada bulan Maret 2024 Disdik Jabar mengalokasikan anggaran pembebasan lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dengan harga Rp 1 juta/meter.
Diduga, sesuai dengan Nilai Jual Obyek Tanah dibawah Rp 1 juta berkisar diangka Rp 700 ribu/m2.
Adanya selisih tersebutlah yang menjadi bahan pergunjingan di tengah masyarakat.
Kepala TU UPTD Wilayah IV Risye ketika dikonfirnasi mengatakan tidak berwenang menjawabnya. “Silahkan konfirmasi aja ke Kepala UPTD Wilayah IV,” katanya singkat. (Taufik Ilyas)


You may like

IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025
Pos-pos Terbaru
- Bupati Ringankan Beban Biaya Siswa Sekolah Negeri, Kemenag Karawang Belum Mampu Imbangi
- Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Karawang Tolak 375 Permohonan Paspor
- Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejaksaan Negeri Karawang Akhirnya Tahan TersangkaHJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu
- Nindia, Pasien Terduga Korban Malpraktek RS Swasta Minta Keadilan Di Rdp Komisi IV DPRD Karawang
- Disnakertrans Karawang Dorong Dunia Kerja Inklusif dan Setara untuk Penyandang Disabilitas





