Regional
21 Ribu Surat Suara Rusak Dibakar KPU Karawang Jelang Pencoblosan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Lebih dari 21 ribu lembar surat suara pemilu 2024 dimusnahkan oleh Komisi Pemilihan Umum Karawang dengan cara dibakar di gudang penyimpanan logistik KPU Karawang, Selasa, (13/2/2024).
Hal itu dikarenakan kondisi surat suara rusak, pemusnahan disaksikan Bawaslu, Kodim, Polres, dan Kejaksaan Karawang.
Dikatakan Komisioner KPU Karawang, Kasum Sanjaya, saat ini kebutuhan surat suara pemilu 2024 di Karawang sudah terpenuhi sehingga sesuai aturan surat suara yang lebih dan rusak harus dimusnakan sebelum berlangsungnya pemungutan suara.
“Kemarin kita melakukan penyortiran kemudian ditemukan ada surat suara rusak dan kita meminta penambahan, setelah semua terpenuhi kemudian surat suara sisa dan rusak itu hari ini kami musnahkan,” katanya.
Giat pemusnahan tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Polres, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0604 Karawang.
“Malam ini kita musnahkan surat suara yang tidak terpakai, artinya Tepat jenis dan tepat jumlah surat suara sudah terpenuhi semua di 6.890 TPS yang ada di Kabupaten Karawang,” paparnya.
Adapun kategori surat suara rusak yang dimusnahkan malam ini terdiri dari gagal cetak, robek, dan hasil cetakan yang kurang sempurna.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua Bawaslu Karawang, Engkus Kusnadi, menjelaskan pemusnahan ini wajib dilakukan guna mengantisipasi tersebarnya surat suara.
“Jadi sesuai dengan tepat jenis dan tepat jumlah surat suara sudah terpenuhi ditambah dengan 2 persen kelebihannya,” kata Engkus.
Ia juga menyebut bahwa di masa tenang ini seluruh wilayah Karawang rawan terjadi politik uang, untuk itu pihaknya sudah mengintruksikan agar seluruh anggota Bawaslu di Kecamatan dan Desa melakukan patroli ke 6.890 TPS yang ada.
“Seluruh anggota kita menyebar untuk mencegah terjadinya politik uang, terus terang saja masa tenang ini masa rawan,” tandasnya. (red)

You may like

Pemkab Karawang Deklarasikan Gerakan ”Karawang AMAN”

Dampak Erupsi Krakatau, Bupati: Sekolah Tetap Tatap Muka

Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM

Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput

Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN

Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
Pos-pos Terbaru
- Pemkab Karawang Deklarasikan Gerakan ”Karawang AMAN”
- Dampak Erupsi Krakatau, Bupati: Sekolah Tetap Tatap Muka
- Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM
- Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN






