Regional
Aksi Pencurian Baterai BTS di Sukabumi, Pelaku Tinggalkan Mobil yang Dipakai untuk Beraksi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Aksi pencurian batre Base Transceiver Station (BTS) terjadi di wilayah Kampung Bojong Soka, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pencurian terjadi Kamis (25/5/2023) malam.
“(Betul, red) Kejadian malam Jumat,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, Sabtu (27/5/2023).
Ia mengatakan polisi telah menyelidiki mobil berwarna putih dengan nomor polisi F 1739 VN yang diduga dipakao komplotan pencuri.
Mobil tersebut ditemukan di tengah area perkebunan karet. Dalam foto beredar, lokasi penemuan mobil itu berada di jalur menuju Cikidang.
Menurut informasi, dua bank baterai yang dicuri dalam rak BTS merupakan milik PT Smartfren.
Field operation area Sukabumi PT Smartfren Telecom, Erwin Stiabudi, membenarkan adanya pencurian tersebut.
Erwin mengatakan, awalnya ia mendapatkan SMS alarm sekira pukul 22.46 WIB, Kamis (25/5/2023) kemarin.
“Itu di share lah ke penjaga tower. Nah, penjaga tower ngecek lah ke tower, pas keluar dari rumah pas lihat ada mobil putih tadi mobil Agya melintas kecepatan tinggi berhenti di depan tower, sambil ada beberapa orang mengangkut barang batre, akhirnya teriak lah si PJS itu ‘maling-maling’. Akhirnya melaju lah si mobil itu kecepatan tinggi,” ujar Erwin dilansir dari TribunJabar.id, Sabtu (27/5/2023).
Erwin mengatakan, ia bersama pemilik tower TBG (Tower Bersama Group) mendatangi lokasi. Saat dilakukan penelusuran ditemukan mobil tersebut dalam kondisi rusak.
“Pertama di TKP 1 tempat batrenya tersimpan, TKP 2 tempat penemuan mobil diduga dipakai aksi pencurian, TKP 3 penemuan barang bukti satu bank (batre), kan hilangnya 2 bank, ketemunya satu bank, jaraknya kurang lebih 1 kilo meter dari mobil,” jelasnya.
Setelah berhasil menemukan satu mobil dan satu batre di lokasi yang tidak jauh dari area BTS, Erwib bersama TBG membuat laporan ke Polres Sukabumi terkait kasus tersebut.
“Jadi yang telibat (pengecekan) semalam itu dari pihak Smartfren, terus yang punya tower itu TBG dibantu warga, akhirnya lanjutnya bikin laporan di Polres Sukabumi,” kata Erwin.
Saat ini, kata dia, pihaknya menyerahkan penanganan perkara ke kepolisian. (*)
Sumber: TribunJabar.id

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD






