Regional
Banjir Rendam 4 Kecamatan di Cianjur, Ratusan Kepala Keluarga Mengungsi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Banjir merendam empat kecamatan di Cianjur akibat aliran sungai meluap dengan ketinggian rata-rata 2 meter.
Akibat dampak banjir tersebut, sekitar ratusan kepala keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi sementara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Dindin mengatakan hujan deras dengan intensitas tinggi lebih dari jam kembali melanda sebagian besar wilayah Cianjur, sehingga menyebabkan bencana alam banjir dan longsor di beberapa titik.
“Ada empat kecamatan yang mengalami banjir, yaitu di Kecamatan Mande, Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Pacet, dan Kecamatan Cikalongkulon, Di Kecamatan Mande ketinggian air mencapai 2 meter, sehingga sembilan kepala keluarga terpaksa di evakuasi ke tempat aman,” katanya.
Ia mengatakan, di Kecamatan Mande, ada dua desa yang terendam banjir paling parah. Akibatnya, ada 56 kepala keluarga yang terdiri dari 345 jiwa terpaksa mengungsi. Rata-rata dari mereka mengungsi ke tempat saudaranya yang dinilai aman dari jangkauan banjir.
Selain itu, sebanyak 70 rumah di Kecamatan Ciranjang, tepatnya di Desa Ciranjang juga terendam banjir. Padahal, sebelumnya di wilayah tersebut juga terendam banjir.
Banjir pertama yang terjadi di Desa Ciranjang setinggi 1,5 meter dengan 70 kepala keluarga yang terdri dari 135 jiwa mengungsi. Banjir yang kedua tidak separah pertama, tetapi membuat para pengungsi sebelumnya belum bisa kembali.
“Untuk Kecamatan Pacet dan Cikalongkulon, tidak ada warga yang mengungsi karena ketinggian air hanya sebetis orang dewasa, namun sejumlah titik longsor dilaporkan terjadi di sejumlah titik termasuk di jalur alternatif Cianjur-Jonggol,” katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah dikirim ke empat kecamatan untuk melakukan pendataan terkait berapa banyak rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan. Selain mendata banjir, mereka juga mengumpulkan data terkait longsor yang terjadi di Pacet dan Cikalongkulon.
“Kami masih menunggu data dari petugas, saat ini petugas yang diberangkatkan termasuk dengan bantuan logistik, pakaian layak pakai dan bantuan lainnya untuk meringankan beban warga korban banjir di empat kecamatan,” katanya. (*)
Sumber: Antara

You may like

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk

ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
Pos-pos Terbaru
- Aksi Nyata untuk Bumi, Alfamidi Operasikan 49 PLTS dan Efisiensi 2,2 Juta Lembar Kertas
- Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
- ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi






