Nasional
Menkes: Obat Penyakit Gagal Ginjal Akut Sudah Ditemukan, Belum Ada di Indonesia!
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut obat untuk kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (Acute Kidney Injury/AKI) sudah ditemukan.
Obat ini didatangkan dari Singapura dan sudah diuji coba ke pasien dengan hasil yang positif.
“Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole [injeksi],” katanya dikutip dari YouTube Kemenkes, Jumat (21/10/2022).
Budi mengatakan, obat Fomepizole telah diujicobakan terhadap 10 pasien AKI yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan menunjukkan hasil yang positif.
“Jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang, karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait kesiapan obat tersebut di Tanah Air, Menkes berharap proses uji coba bisa tuntas dalam waktu dekat sehingga bisa menjadi solusi terhadap penyakit yang memiliki tingkat kematian mencapai 55 persen ini. (*)

You may like

Kemenkes Siapkan Rp 30 Triliun untuk Pengadaan Alkes di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu

Kemenkes: Kasus Dengue Meningkat Dua Kali Lipat

Kemenkes Catat 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia, 13.675 Dirawat

Menkes Sebut Angka Kematian Petugas KPPS pada Pemilu 2024 Menurun Dibanding Sebelumnya

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi
Pos-pos Terbaru
- Unsika Resmi Mulai Pembangunan Amphitheatre dan Gedung Hortikultura di Kampus 2
- NOEND Merilis Single “Maafkan”:Penyesalan Yang Tak Pernah Selesai, Dibalut Melodic Metalcore Dari Indonesia
- H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi
- Tim Gabungan Ormas Dan LSM Muba Temukan Angkutan Minyak Illegal/Bleaching Keluar Wilayah Musi Banyuasin
- Disnakertrans Karawang Dorong Dunia Kerja Inklusif dan Setara untuk Penyandang Disabilitas






