Regional
Jelang Bulan Ramadhan, Harga Daging Sapi Merangkak Naik
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menjelang Ramadhan, harga daging sapi di beberapa daerah di Jawa Barat merangkak naik.
Seperti di Kota Bandung, harga daging sapi dipatok Rp 130.000, Rp 140.000, dan Rp 160.000 per kilogram (kg).
Di Pasar Kosambi Kota Bandung, harga daging naik sebesar Rp 2.000-Rp 3.000 per kilogram tergantung jenis dan kualitas.
Akibat kenaikan harga tersebut, minat dan daya beli masyarakat terhadap daging mulai menurun.
“Kenaikan ini terjadi karena harga dari pemotongan hewan atau pengepul pun naik. Namun pedagang gak menaikkan harga sehingga bertahan dengan harga lama walaupun keuntungannya sedikit,” kata Rizki, pedagang daging sapi di Pasar Kosambi, Jumat (25/2/2022).
Padagang daging yang lain, Umi mengatakan, kenaikan tergantung jenis daging. Untuk daging kualitas biasa Rp 130.000, daging kualitas baik Rp 140.000, dan khas dalam Rp 160.000 per kilogram.
Umi mengatakan tidak tahu apa penyebab kenaikan harga daging tersebut. Yang jelas, akibat harga daging sapi naik, pedagang sepi pembeli.
“Banyak pembeli yang protes kenaikan harga ini. Gak tau kenapa jadi naik, mungkin menjelang puasa,” kata Umi.
Selain di Kota Bandung, harga daging di Sumedang juga mengalami kenaikan. Di Pasar Tanjungsari, harga daging sapi mencapai Rp 130.000 per kilogram.
“Ya naik, awalnya Rp 125.000 kini menjadi Rp130.000 per kilogram, ” kata Ramdani pedagang daging di Pasar Tanjungsari.
Ramdani menyebutkan, buntut kenaikan harga daging sapi berdampak pada daya beli masyarakat dan berakibat menurunnya omzet hingga 50 persen.
“Omzet penjualan jadi berkurang lantaran banyak konsumen yang mengurangi belanjanya. Yang biasanya beli 2 kilogram, sekarang menjadi 1 kilogram,” ujar Ramdani.
Meski begitu, tambah dia, pihaknya belum mendapatkan informasi mogok massal yang bakal dilakukan oleh para pedagang akibat kenaikan harga sapi.
“Sampai saat ini belum ada informasi, belum mendengar atau imbuan dari para pedagang soal rencana mogok dagang, tapi yang saya yakin pedagan daging sapi di Pasar Tanjungsari tidak akan mogok berjualan, ” kata Ramdani. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD






