Nasional
BNPT Ungkap Strategi Cegah Radikalisme di Indonesia
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – BNPT sedang menyiapkan vaksin untuk membendung ekstrimisme sebagai bentuk langkah pencegahan penyebaran virus radikalisme intoleran dan radikalisme terorisme.
“Kalau kami analogikan sebagai virus radikalisme maka kami mencoba merumuskan vaksinnya yaitu pertama BNPT banyak ikut melakukan penguatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Kami juga melakukan edukasi terkait ideologi Pancasila,” kata Kepala BNPT Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar, Rabu (15/9/2021).
Menurut Boy, vaksin itu berupa nilai-nilai kebangsaan dan juga akan memperkuat nilai-nilai agama.
“Kemudian yang kedua, kami juga bekerja sama untuk melakukan moderasi beragama karena dalam hal ini sebenarnya kita sudah punya modal yang kuat, dan kita juga punya tokoh-tokoh ulama besar,” tutur Boy.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III asal Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni menanyakan strategi yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait kebangkitan Taliban di Afghanistan.
Menurutnya, kebangkitan Taliban dikhawatirkan dapat membuat kelompok-kelompok ekstrimis di Indonesia berkembang.
“Ini terkait fenomena kembalinya Taliban di Afghanistan, saya tidak ingin di Indonesia ada kelompok kecil yang terinspirasi oleh tindakan mereka. Nah untuk itu, pencegahan apa yang BNPT lakukan dalam menyikapi isu ini?” kata dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (15/9/2021).

You may like

BNPT: Penangkapan Residivis Teroris di Karawang jadi Bentuk Ketegasan Aparat Hukum

Jadi Narasumber Pada Rakor Terkait Terorisme, Ini yang Disampaikan Kalapas Karawang

Masalah Progam BPNT, Pengamat Rengasdengklokn Minta Pemerintah Bedakan Pedagang Dengan Supplier

Kasi Kesos: Dana Bantuan di Karawang Dipastikan Tepat Sasaran Sesuai Program BPNT

Bansos BNPT dan PKH 2024 Cair, Cek Daftar Penerima Manfaatnya Disini

BNPT Ajak Unsur Pemerintah di Jabar Kolektif Perangi Paham Radikal
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






