Regional
Disperindag Karawang: Tiga Pekerja asal Jepang Meninggal di Karawang Karena Covid-19
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang Ahmad Suroto mengatakan tiga pekerja asal Jepang yang bekerja di perusahaan industri di Karawang, Jawa Barat meninggal dunia karena Covid-19.
Sedikitnya ada 466 orang WNA asal Jepang yang tinggal di Karawang. Kebanyakan dari mereka bekerja di sektor industri atau keluarga pekerja.
“Benar ada tiga warga Jepang yang meninggal di Karawang karena terpapar virus corona. Namun, kami tidak bisa menyebutkan nama perusahaannya,” kata Ahmad Suroto, Kamis (15/7/21).
Suroto mengatakan, para WNA Jepang yang bekerja di Karawang itu meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta.
Menurut Suroto, dirinya sudah mendengar sejumlah perusahaan Jepang menarik warganya dari Indonesia karena alasan COVID-19. Hanya saja sampai saat ini dia belum mendapat laporan sejumlah WNA asal Jepang meninggalkan Karawang.
“Kalau mereka ingin pergi kita tidak bisa melarang. Namun sampai saat ini belum ada eksodus WNA asal Jepang dari Karawang,” katanya.
Ahmad Suroto mengatakan, WNA asal Jepang yang bekerja di Karawang kebanyakan bekerja di sektor manufaktur. Saat masa PPKM darurat ini sektor industri menjadi perhatian Pemkab Karawang karena banyak karyawan pabrik yang terpapar COVID-19.
“Ada klaster industri di Karawang dan banyak yang terpapar. Termasuk juga pekerja asal Jepang hingga meninggal dunia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi wilayah Karawang, Winarko mengatakan, belum ada permohonan dari WNA asal Jepang untuk keluar dari Indonesia. Namun, pihaknya sudah mengetahui jika ada sejumlah perusahaan asal Jepang yang memulangkan pekerjanya kembali ke Jepang.
“Belum ada permohonan untuk kembali ke Jepang. Tapi saya tidak tahu kalau mereka melalui kantor imigrasi lainnya seperti Jakarta,” katanya.
Menurut Winarko jumlah WNA asal Jepang di Karawang mencapai 466 orang. Namun tidak semuanya bekerja di industri. “Ada juga yang ikut keluarganya atau sedang ada bisnis di Karawang,” katanya. (*)

You may like

Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029

Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa

209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas

Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall

Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing
- Sharp Indonesia Mengajak Generasi Muda Menjadikan Keberlanjutan sebagai Bagian dari Keseharian
- Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
- Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa
- 209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas






