Regional
Tingkatkan Produktivitas Petani, Pemkab Karawang Serahkan Bantuan Kepada 26 Gapoktan
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyerahkan bantuan 24 alsintan yang terdiri dari hand traktor roda dua sebanyak 10 unit, combine multiguna sebanyak 2 unit, traktor roda 4 sebanyak 8 unit, combine harvester besar sebanyak 3 unit, 1 unit rise miling unit (RMU) dan 40 ekor sapi.
Bantuan tersebut didapat dari Kementan RI yang diberikan langsung kepada Bupati Cellica untuk diserahkan secara simbolis kepada sebanyak 26 Kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Lemahabang, Tirtamulya, Kotabaru, Cilamaya Kulon dan Karawang Timur di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, pada Kamis (10/6/2021).
Cellica mengatakan, bantuan tersebut diberikan dalam rangka upaya meningkatkan produktifitas petani agar dapat menghasilkan padi yang lebih baik secara kualilitas maupun kuantitas.
“Total bantuan dari Kementan RI yang sudah diterima Kabupaten Karawang hingga saat ini sebanyak 641 unit hand traktor roda 2, 11 unit traktor roda 4, 403 unit pompa air berbagai ukuran, serta alat pertanian lainnya seperti power tresher, combine harvester, transplater, handsprayer, cultivator dan alat pencacah pupuk organik,” katanya.
Bupati menjelaskan, selain untuk mendongkrak produksi padi di Karawang, bantuan tersebut sekaligus untuk menjaga ketahanan pangan. Apalagi Karawang selama ini berpredikat sebagai lumbung padi Jawa Barat.
“Pemkab Karawang selalu memberikan perhatian besar kepada bidang pertanian, itu sebabnya banyak program intervensi atau afirmatif yang digulirkan oleh pemerintah untuk membantu kemajuan bidang pertanian,” ujarnya.
Cellica juga menjelaskan, Kabupaten Karawang memiliki potensi pertanian yang menyangga pangan bagi daerah lainnya. Dengan luas lahan lebih dari 95 ribu hektar, pertanian masih menjadi sektor andalan ditengah-tengah industrialisasi.
Ia menyebut, Pemkab sangat komitmen mempertahankan daerah sebagai lumbung padi, hal ini dituangkan dalam sebuah regulasi berupa pengaturan tata ruang, lahan pangan pertanian berkelanjutan (LP2B) hingga peraturan perlindungan petani.
“Kita sukses produksi 1,3 juta ton GKP pertahun, sementara kebutuhan untuk Karawang sendiri cukup dengan 500 ribu ton, jadi surplus 800 ribu ton itu bisa menyangga kebutuhan kabupaten atau kota besar lainnya,” sebutnya. (*)

You may like

Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang

Polresta Karawang Hadiri Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393

Disdikbud Karawang Pacu Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Pembangunan Tiga SMP Baru

Polresta Karawang Gelar Sertijab Kapolsek Jajaran, Kombes Pol Mario Prahatinto Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik

Pastikan Wilayah Penyangga Ibu Kota Kondusif, Kapolresta Karawang Bersama Karo Ops Polda Jabar Pimpin Pengamanan Suporter Bola

Polresta Karawang Imbau Suporter Persib Tak Berangkat ke Jakarta, Minta Nonton di Rumah atau Lokasi Nobar
Pos-pos Terbaru
- Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang
- Imigrasi Karawang Gandeng Enam Desa, Teken Kerjasama Cegah Perdagangan Orang
- Polri Didorong Perkuat Pengawasan Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan
- Polresta Karawang Hadiri Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393
- Peringati Hari Jadi Karawang ke-393, Disdikbud Dorong Inovasi Daerah





