Connect with us

Daerah

80 Persen Narkoba di Karawang Masuk Lewat Jalur Laut

Diposting

pada

INFOKA.ID – BNNK Karawang mengungkapkan kawasan pesisir pantai Karawang rawan penyebaran narkotika. Berdasarkan pendataan, sekitar 80 persen penyebaran narkotika di Karawang, dipasok melalui jalur laut.

Hai itu disampaikan Kepala BNN Karawang Dea Rhinofa saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba di Karawang, Selasa (21/9/2021).

“Daerah pesisir Karawang saat ini 80 persen rawan penyebaran narkotika, seperti di Kecamatan Pakisjaya, Cilamaya, Tempuran dan Ciparage merupakan zona penyebaran dan penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dea mengatakan, narkoba masuk ke Karawang melalui jalur laut dari wilayah Bekasi, Purwakarta dan Subang.

“Jalur laut ini dipakai oleh para pengedar narkoba karena dianggap aman dari deteksi aparat, dan dari hasil ungkap dikirim dari Subang dan Bekasi,” ucapnya.

Bukan hanya itu, narkotika jenis obat-obatan seperti Eksimer, tramadol juga masuk melalui laut.

“Bukan hanya ganja dan sabu-sabu tapi juga obat-obatan seperti eksimer, tramadol dan obat batuk komik itu dibawa melalui jalur laut,” ungkapnya.

Jenis obat-obatan ini dikatakannya, banyak dikonsumsi oleh para pelajar. “Kalau obat-obatan seperti itu karena harganya murah jadi disukai pelajar,” katanya.

Oleh karenanya, dia sudah meminta aparat desa dan masyarakat sekitar pesisir untuk melapor apabila ada peredaran narkoba.

Untuk itu, dia meminta aparat desa atau masyarakat di wilayah pesisir diminta waspada dan melaporkan jika ada sesuatu yang mencurigakan terkait penyebaran narkotika.

“Dibutuhkan peran serta masyarakat pesisir dalam memerangi peredaran narkoba. Jika memang mengetahui peredaran narkoba bisa melaporkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas setempat,” ujarnya.

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement