Regional
5 Anggota Geng Motor yang Keroyok Remaja Pakai Stik Baseball di Banjar Ditangkap Polisi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Lima anggota geng motor mengeroyok korbannya pakai stik baseball di Kota Banjar ditangkap polisi.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Dipatiukur Lingkungan Banjar Kolot RT 02/12, Kelurahan, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, pada Minggu (18/6/2023) dini hari. Akibat pengeroyokan tersebut, korban SA (15) menderita luka parah.
“Akibatnya korban mengalami retak di kepala, sementara para pelaku berhasil diamankan,” kata Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo saat konferensi pers, Selasa (20/6/2023).
Ia mengatakan para pelaku yang berhasil diamankan berinisial DM (14), TY (14), NW (15), AG (15), dan WA (15) semuanya warga banjar dan berstatus pelajar.
Ia menyatakan, kronologi kejadian pengeroyokan ini bermula saat korban SA dan 2 temannya sedang membantu mendorong sepeda motor temannya yang mogok.
Saat tiba di lokasi kejadian, para pelaku ini melintas. Saat melihat korban, para pelaku memutar balik, menghampiri korban.
Kelima pelaku mendorong korban dan temannya hingga terjatuh. Lalu para pelaku pengeroyok korban SA. Sedangkan teman-teman korban lari nenyelamatkan diri.
“Merasa tidak senang para pelaku yang berjumlah lima orang lalu menyerang korban dan temannya menggunakan tongkat baseball. Setelah korban tak berdaya, para pelaku kabur,” ungkapnya.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti 2 unit motor, satu stik baseball, 1 batang besi, dan 1 barnekel atau keling.
Bahkan salah satu dari kelima pelaku ternyata pernah ditangkap oleh polisi akibat aksi ugal-ugalan pada awal bulan april lalu. Ketika itu polisi melakukan pemanggilan orang tua dan pihak sekolah dari para pelaku serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Atas perbuatannya tersebut para pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951, Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP pidana, Pasal 351 ayat (1) KUHP pidana, Pasal 55 dan 56 KUHP pidana, dan Pasal 80 ayat (1) dan atau pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76C UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (*)

You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional







