Connect with us

Regional

2 Pelaku Curas di Pantura Subang Dibekuk Polisi

Published

on

INFOKA.ID – Dua pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di wilayah Pantura Subang diringkus polisi.

Para pelaku tersebut melakukan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap pemilik bengkel di Desa Pamanukan Sebrang, pada Kamis(30/3/2023) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Pamanukan Kompol Supratman mengatakan, dari tiga pelaku, baru dua yang ditangkap. Satu pelaku lainnya masih diburu.

“Ketiga pemuda tersebut masing-masing berinisial SRS (20) dan R serta A yang kini menjadi DPO telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di malam hari kepada pemilik bengkel di kawasan Desa Pamanukan Sebrang,” ujar Kapolsek Pamanukan Kompol Supratman, Senin (3/4/2023).

Menurutnya, saat beraksi, ketiga pelaku ini nekat mengancam korban dengan celurit.

“Pelaku mengancam korban dengan menggunakan celurit dan meminta korban menyerahkan semua barang berharganya seperti uang dan handphone” katanya.

Akibat ulah ketiga pria ini, korban si pemilik bengkel, Saputra Sinaga (27) mengalami kerugian dua buah handphone dan uang jutaan rupiah.

“Akibat aksi Curas ketiga pemuda tersebut, Pemilik bengkel kehilangan 2 buah HP merk POCO, dan merk Vivo type Y65 serta uang tunai sebesar Rp.1.500.000,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi dari unit Reskrim Polsek Pamanukan langsung bergerak cepat dan tak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi dari unit Reskrim Polsek Pamanukan langsung bergerak cepat.

Tak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku. Dua pelaku diamankan di Dusun Simpang Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari.

“Selain mengamankan 2 pelaku, polisi juga berhasil mengamankan 2 buah handphone milik korban dan 2 bilah celurit yang dijadikan senjata untuk menodong korbannya agar menyerahkan barang berharga yang dimiliki korban,” imbuhnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, saat ini kedua pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Pamanukan.

Pihak unit Reskrim Polsek Pamanukan masih terus memburu satu pelaku yang masih buron. (*)