Regional
104 Anggota NII di Garut Deklarasi Kembali ke NKRI
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
Sebanyak 104 orang mantan pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, mencabut bai’at sebagai anggota NII dan mendeklarasikan sumpah setia ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Gedung Lasminingrat, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (31/1/2023).
“Ini merupakan deklarasi ketujuh. Ada sekitar 104 orang dari berbagai daerah di Garut, dan semuanya atas kesadaran sendiri,” ucap Ketua Umum Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleransi (Almagari) KH Aceng Abdul Mujib dikutip Detikcom, Selasa (31/1/2023).
Dia menjelaskan, persoalan NII di Garut harus menjadi perhatian semua pihak. Langkah ini dilakukan melalui upaya memberikan pemahaman kepada mereka yang menjadi anggota NII untuk kembali ke pangkuan NKRI.
Menurutnya, 104 orang yang sudah mendeklarasikan diri itu selanjutnya mendapatkan bimbingan dan pembinaan. Kedua hal ini antara lain diimplementasikan melalui kegiatan pengajian.
“Tentu kita lakukan pembinaan, pengajian, kalau tidak, bahaya, mereka bisa kembali lagi,” katanya pula.
Ia mengungkapkan mantan anggota NII itu mendeklarasikan diri berdasarkan kesadarannya sendiri, tidak ada pemaksaan, mereka sadar bahwa ajaran NII menyimpang dari kedaulatan NKRI.
Pengakuan dari mantan anggota NII itu, kata dia, pada dasarnya mereka ingin keluar dari NII, namun ada sesuatu yang menjadi halangan, salah satunya harus memberi uang apabila mau keluar dari NII.
“Makanya kami lakukan pendekatan, dan akhirnya ada yang keluar dari NII,” katanya.
Ia menyampaikan, upaya menyadarkan masyarakat agar tidak bergabung dengan NII itu dilakukan secara bersama-sama, yakni tokoh masyarakat, agama, pemerintah, dan juga ada keterlibatan dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Kegiatan deklarasi itu, kata dia, sudah beberapa kali dilakukan, dan ada juga masyarakat yang sudah keluar dari NII, namun memilih tidak mendeklarasikan melalui kegiatan tersebut.
“Ini deklarasi yang ketujuh kali, kalau keseluruhan Kabupaten Garut, kurang lebih kita mendapat seribulah (orang),” ujarnya.
Kegiatan deklarasi itu, diawali dengan menggelar kirab yang menerjunkan sejumlah santri, ada juga dari perwakilan masyarakat Garut dengan memainkan barongsai menyusuri sejumlah ruas jalan di perkotaan Garut. (*)


You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Geger Kasus Mutilasi dalam Karung di Garut, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Tangkap Pria di Garut yang Konsumsi dan Jual Ganja Hasil Tanam Sendiri
Pos-pos Terbaru
- Dari LASKAR Farm, Irfan Hakim Mengajarkan Arti Kasih Sayang kepada Sesama Makhluk Hidup
- PWI Karawang Meriahkan Stand UMKM pada Gebyar Harkopnas ke-79 Tingkat Kabupaten Karawang
- LISHERA BAKERY KENCANA MILIK ADI JALALUDIN ZUHRI HADIRKAN ROTI LEMBUT HARGA SAHABAT DI KARAWANG
- Alfamart dan Cussons Baby Kembali Berkolaborasi melalui Alfamart Sahabat Posyandu, Sasar 2.800 Ibu dan Anak di Juli
- PGN SOR II Area Karawang Dukung Pertumbuhan UMKM Karawang melalui Pemanfaatan Gas Bumi






