Regional
Viral Video Emak-emak di Karawang Gerebek Warung Remang-remang
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Video emak-emak menggerebek sebuah warung remang-remang yang diduga jadi lokasi prostitusi di Desa Belendung, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat viral di media sosial.
Saat warung digerebek, nampak beberapa wanita yang diduga wanita penghibur kabur tunggang langgang ke sawah.
Video penggerebekan tersebut pun viral di media sosial dan sudah ditonton ribuan orang.
“infona mah Kamari emak emak bersatu menggeruduk diduga warung remang remang di Belendung,Klari Karawang.(7/10)pagi,” dikutip dari akun @karawanginfo_official, Senin (9/10/2023).
Dalam video terlihat puluhan emak-emak menggerebek tempat yang ada di tepi sawah tersebut.
Perekam video sempat memperlihatkan keadaan warung remang-remang yang memiliki beberapa kamar dengan ukuran kecil.
Setidaknya ada dua kamar yang sempat terlihat di video dilengkapi dengan kasur. Kamar tersebut diduga yang digunakan sebagai tempat prostitusi.
Mereka tampak berteriak-teriak, apalagi ketika melihat diduga wanita penghibur yang kabur dari warung tersebut.
“Woy kabur!” teriak mereka.
“Tuh jab*ay tuh kalalabur tuh,” teriak lagi.
Terlihat ada beberapa wanita yang berjalan ke tepian sawah. Wanita tersebut diduga kabur setelah emak-emak mendatangi warung remang-remang.
“Wooo, tangkap tangkap!” teriak emak-emak lain.
Di video lainnya terlihat emak-emak juga memenuhi pintu masuk warung emak-emak.
Ada emak-emak yang terdengar marah lantaran para wanita yang bekerja di warung tersebut malah kabur.
“Tuh liat pada kabur ke sana tuh, sana ke sana!” teriak emak-emak yang kesal.
Terlihat juga seorang emak-emak menggunakan baju merah bertanya kepada seorang wanita mengenakan pakaian ungu.
“Ibu orang mana? Ibu yang punya? Aku peringatin ya bu jangan begitu, malu bu malu,” kata emak-emak berbaju merah menggunakan bahasa Sunda.
Ibu yang diduga pemilik warung remang-remang tersebut hanya diam menggangguk.
Ketua RT 002, RW 005, Dusun Sembang, Desa Belendung, Omin (52) mengakui banyak warga yang mengeluhkan keberadaan warung itu.
Pihaknya juga sempat menegur sejumlah pemilik warung. Namun ia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Omin mengaku tidak mengetahui secara jelas penggerebekan yang dilakukan emak-emak tersebut.
“Tetapi setahu saya itu dilakukan oleh ibu-ibu secara spontan tanpa ada perencanaan apapun. Mungkin karena mereka kesal,” katanya.
Omin menyebut pada 2016 pernah terjadi pembakaran oleh salah satu ormas warung remang-remang itu. Ormas tersebut mendapat keluhan dari warga adanya aktivitas prostitusi.
Omin memastikan kini warung tersebut telah ditutup total. Pihak desa bersama Satpol PP, TNI, dan Polri telah turun langsung menyeselesaikan persoalan itu.
“Sudah Ditutup total,” katanya. (*)

You may like

Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri

Dukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang demi Wujudkan Peta Jalan Pengurangan Sampah 2029

Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Klari Kontrol Lahan Jagung Pastikan Tumbuh Dengan Baik

Pastikan Tumbuh Dengan Baik, Satreskrim Polres Karawang Bersama Petani Cek Pertumbuhan Tanaman Jagung

Satu-satunya Dari Jawa Barat, NOEND Band Asal Karawang Siap Tampil di Grebeg Suro Rockfest ‘2026’

Aksi Humanis Jum’at Berkah, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Berbagi Paket Makanan di Perempatan Johar
Pos-pos Terbaru
- Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri
- Dukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang demi Wujudkan Peta Jalan Pengurangan Sampah 2029
- Mantap! Pelantikan Pengurus KORMI Palembang Periode 2026-2030 Digelar Juli Mendatang
- Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Klari Kontrol Lahan Jagung Pastikan Tumbuh Dengan Baik
- Pastikan Tumbuh Dengan Baik, Satreskrim Polres Karawang Bersama Petani Cek Pertumbuhan Tanaman Jagung







