Regional
Unsika Resmi Buka Program Studi Magister Ilmu Pertanian
Published
1 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG– Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) resmi membuka Program Studi Magister Ilmu Pertanian, yang mulai menerima mahasiswa baru sejak semester ganjil tahun ajaran 2024.
Program ini diresmikan melalui Surat Keputusan yang keluar pada Desember 2023, dan kini tengah membuka pendaftaran gelombang ketiga untuk tahun ajaran 2025.
Ketua Program Magister Ilmu Pertanian Unsika, Dr. Ekalia Yusiana, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa program ini menawarkan fleksibilitas tinggi dengan sistem perkuliahan hybrid, sehingga cocok untuk mahasiswa yang sudah bekerja atau tinggal jauh dari kampus.
“Mahasiswa bisa kuliah secara offline maupun online. Jadi, mereka yang berasal dari Karawang, Purwakarta, hingga Bekasi tetap bisa mengikuti perkuliahan tanpa terkendala jarak dan kesibukan kerja,” ujar Ekalia, Minggu (27/4).
Program studi ini menyediakan dua konsentrasi besar, yaitu Agroteknologi dan Agribisnis.
Pada Agroteknologi, mahasiswa dapat memilih fokus seperti agronomi, pemuliaan tanaman dan bioteknologi, hama penyakit tanaman, pengelolaan sumber daya lahan, hingga teknologi industri pertanian.
Sedangkan di jalur Agribisnis, tersedia pilihan di bidang agribisnis, ekonomi pertanian, serta penyuluhan dan komunikasi pertanian.
Menurut Ekalia, kurikulum Magister Ilmu Pertanian Unsika dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu relatif cepat, yakni satu setengah tahun.
“Di tahun pertama, mahasiswa sudah diarahkan untuk membuat karya ilmiah yang dipublikasikan. Tahun kedua, mulai menyusun tesis, sehingga bisa lulus di tahun ketiga,” tambahnya.
Untuk mendaftar, calon mahasiswa dapat mengakses laman pendaftaran di pmb.unsika.ac.id dan mengikuti prosedur registrasi terpusat.
Gelombang ketiga pendaftaran dibuka mulai 29 April hingga 20 Juni 2025, dengan tes seleksi pada 21 Juni dan pengumuman hasil pada 23 Juni 2025. Registrasi ulang akan dilakukan pada 24 Juni hingga 11 Juli 2025.
Program ini juga sudah mengantongi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), menjamin mutu pendidikan yang diberikan.
Biaya kuliah (UKT) yang ditawarkan juga kompetitif, sebesar Rp8.500.000 per semester, dengan biaya pendaftaran Rp850.000.
Berbeda dari program magister ilmu pertanian lain di Jawa Barat, Unsika menawarkan keunggulan dengan konsentrasi keilmuan yang lengkap dan pendekatan berbasis kebutuhan industri.
“Kami ingin mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompetitif, unggul, dan berkontribusi dalam bidang pertanian berkelanjutan di kawasan industri,” ujar Ekalia.
Peminat program ini tidak hanya datang dari Karawang, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Bekasi, Purwakarta, dan Subang.
Bagi yang berminat, syarat utama meliputi tes potensi akademik, tes wawancara, serta tes kemampuan bahasa Inggris.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Program Magister Ilmu Pertanian Unsika menjadi pilihan menarik bagi para profesional maupun lulusan baru yang ingin melanjutkan studi di bidang pertanian dengan waktu studi yang efisien dan fleksibel.(rls)

You may like

Mudahkan Warga di Akhir Pekan, Imigrasi Karawang Gelar Layanan Paspor Simpatik

Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya

Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah
Pos-pos Terbaru
- Mudahkan Warga di Akhir Pekan, Imigrasi Karawang Gelar Layanan Paspor Simpatik
- Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya
- Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
- UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten







