Regional
Tumpukan Sampah Menggunung Di Pasar Lama Rengasdengklok, Uptd Dituntut Profesional
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Tumpukan sampah yang sudah mulai menggunung dan menimbulkan gangguan kenyamanan bagi masyarakat saat melintas di area lokasi pasar lama atau Pasar Tradisional Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Usut punya usut, tumpukan sampah tersebut muncul bukan disebabkan karena sikap UPTD Kebersihan yang tidak perduli maupun tidak mampu mengikuti perintah Gubernur Kang Dedi Mulyadi, mewujudkan Jabar Juara.
Lebih kompleks daripada itu, tumpukan sampah yang makin menggunung di salah satu titik lokasi area lingkungan Pasar Lama Rengasdengklok, Kab.Karawang, menurut informasi yang beredar luas ditengarai sebagai dampak sikap tidak profesionalnya UPTD Kebersihan terhadap oknum pelaku yang sangaja membuang dan menimbun sampah.
Bahkan, sikap UPTD Kebersihan Kec Rengasdengklok dituntut agar tidak tembang pilih dalam bekerja meskipun oknum pembuang sampah tersebut nemiliki hubungan persaudaraan dengan salah satu pejabat tinggi di kantor DLHK Kab.Karawang.
Seperti dihimpun dari berbagai sumber, retribusi dari kegiatan pengelolaan sampah pedagang di pasar lama atau Pasar tradisional Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, hingga kini masih menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Pemkab Karawang. Tanpa terkecuali, pengelolaan sampah dari pasar lama atau pasar tradisional masih menghasilkan setoran retribusi bagi Pemkab Karawang,
“UPTD Kebersihan memang memiliki mitra kerja yang menyediakan TPS sampah di pasar lama. Tumpukan sampah yang dibuang beberapa pedagang ke titik lokasi tersebut sudah kita angkut secara sukarela, adapun retribusi sampah pedagang yang kini menggunung itu entah kemana kita akan tanyakan ke UPTD,”jelas santriwan warga setempat, Unang Tahajudin. (sgt)

You may like

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang






