Connect with us

Regional

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Ke-2 Korban Tenggelam Di Sungai Citarum

Published

on

KARAWANG – Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Karawang, Ditpolairud Polda Jabar, dan unsur SAR lainnya kembali melanjutkan operasi pencarian hari ke-2 terhadap korban tenggelam di Sungai Citarum, tepatnya di bawah jembatan tol Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan pencarian dimulai pukul 08.00 WIB hingga berita ini diturunkan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jabar, Polsek Telukjambe Timur, Koramil Telukjambe, BASARNAS Unit Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, serta sejumlah relawan seperti MTA Karawang, Karawang Peduli, PROTEX, JKP (Jaringan Komunikasi Purwasari), dan Ambulans EAI.

Korban diketahui bernama Mahmudin (37), warga Dusun Sukamaju, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Korban merupakan karyawan swasta di PT BAM. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tenggelamnya korban terjadi pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 13.20 WIB.

Saat itu korban bersama dua rekannya, Yasin dan Khumaidi, sedang mencuci tangan usai mencari puing atau ampas aspal di sekitar sungai. Diduga terpeleset saat berusaha mengambil topinya yang jatuh ke sungai, korban kemudian tercebur dan terseret arus deras Sungai Citarum. Sempat berteriak meminta tolong, namun upaya penyelamatan oleh saksi tidak berhasil karena korban terbawa arus dan hilang dari pandangan.

Adapun ciri-ciri korban saat kejadian adalah mengenakan kaos hitam dan celana pendek.
Tim gabungan melakukan penyisiran dengan tiga perahu karet dari titik lokasi kejadian menuju arah jembatan alun-alun Karawang, serta pencarian melalui jalur darat di sepanjang bantaran sungai.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan mengimbau masyarakat di sekitar bantaran Sungai Citarum agar tetap waspada terhadap arus sungai yang cukup deras, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan menyampaikan bahwa hingga sore hari operasi pencarian hari ke-2 belum membuahkan hasil, Pencarian telah dilakukan dengan metode penyisiran air dan darat, namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali esok hari, Minggu (9/11/2025),” ujarnya.(red)