Connect with us

Regional

Sidang Rakyat Karawang, Fraksi Pasar Rengasdengklok: Rp 10 Miliar Itu Bisa Bangun Pasar Tradisional Baru

Published

on

Ketua Fraksi Sidang Rakyat Karawang Baraya Koko menyampaikan pandangannya atasnpermasalahan Pasar Rengasdengklok.

“Kami menuntut Bupati meninjau ulang kebijakan BOT Pasar Rengasdengklok. Kasihan pedagang sekarang kepayahan. Ini bagaimana! Kok tiba-tiba malah memberikan hibah ke Polda Jabar Rp 10 miliar yang tidak ada manfaatnya sama sekali untuk rakyat Karawang,”

KARAWANG – Perwakilan Fraksi Pasar Rengasdengklok menyampaikan pandangannya dalam Sidang Rakyat Karawang, hari ini, Kamis (23/2/2023).

Ketua fraksinya, Baraya Koko, menilai hibah Rp 10 miliar atas kebijakan Bupati Karawang Cellica Nurachadiana ngawur. Dalam pandangannya dalam rapat sidang, Baraya Koko menilai kebijakan BOT pasar Rengasdengklok bukan menguntungkan pedagang, justru pedagang pasar Rengasdengklok saat ini mengalami kesusahan.

“Kami menuntut Bupati meninjau ulang kebijakan BOT Pasar Rengasdengklok. Kasihan pedagang sekarang kepayahan. Ini bagaimana! Kok tiba-tiba malah memberikan hibah ke Polda Jabar Rp 10 miliar yang tidak ada manfaatnya sama sekali untuk rakyat Karawang. Coba saja dikalkulasi, Rp 10 miliar itu harusnya cukup untuk membangun pasar tradisional baru. Bukan malah memberlakukan BOT,” teriak Baraya Koko dalam pandangannya.

Baraya Koko pun menyindir pihak legislatif dan semua stake holder pemerintah yang sama sekali tidak melakukan peninjauan atas imbas buruk dari pemindahan pedagang pasar.

Kata dia, fakta tersebut membuktikan bahwa rakyat Karawang berjuang sendiri atas nasibnya tanpa campur tangan pemerintah. Dalam arti lain, setiap kebijakan Pemkab Karawang atas urusan pasar sama sekali tidak pro pedagang. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement