Connect with us

Regional

Siapkan Pembangunan Embung, Wabup Karawang Pastikan Logistik Banjir Aman Hingga Sepekan

Published

on

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bergerak cepat menangani bencana banjir rob yang melanda sedikitnya delapan kecamatan, sejak Hari Minggu (18/1/2026) lalu. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan logistik bagi warga terdampak serta menyiapkan rencana penanganan jangka panjang.

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani memastikan persediaan logistik bagi korban banjir dalam kondisi aman dan mencukupi hingga satu pekan ke depan. Hal tersebut disampaikan usai melakukan pengecekan langsung ke pusat distribusi logistik di Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Selasa (20/1/2026).

“Alhamdulillah hari ini saya mengecek distribusi dan ketersediaan logistik yang dipusatkan di Dinas BPBD Kabupaten Karawang,” ujar Wabup yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aang Rahmatullah.

Maslani menjelaskan, bahwa pendistribusian bantuan logistik telah dilakukan sejak awal terjadinya banjir. Penyaluran bantuan dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak di seluruh lokasi banjir dengan melibatkan tim dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turun langsung ke lapangan.

“Distribusi logistik sudah dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak banjir di seluruh lokasi banjir. Pada pendistribusiannya dibentuk tim Kepala-kepala OPD yang disebar untuk turun langsung ke lokasi,” terangnya.

Ia menambahkan, bantuan kebutuhan bagi korban banjir tersebut bersumber dari anggaran Pemkab Karawang serta donasi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program Karawang Peduli Bencana. Hingga saat ini, kondisi banjir di sejumlah wilayah juga dilaporkan mulai surut.

“Alhamdulillah sampai hari ini, dari 30 Desa dari 8 Kecamatan, tinggal 15 Desa lagi yang belum surut. Adapaun total rumah yang terdampak adalah 5.076 Kepala Keluarga dari jumlah jiwa sebanyak 15.380,” terangnya.

Untuk penanganan pascabanjir dan jangka panjang, Maslani menyampaikan, Pemkab Karawang telah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk pembersihan lingkungan, pengerukan saluran air, serta pembangunan embung di salah satu wilayah rawan banjir.

“Untuk penanganan pasca banjir sejumlah OPD, seperti DLH melakukan pembersihan, DPUPR akan melakukan pengerukan, serta rencana pembangunan embung di Kelurahan Tanjungpura dengan nilai anggaran 4 miliar rupiah,” tandasnya. (rls)