Connect with us

Regional

Setoran Berat, Pedagang Pasar Proklamasi Rengasdengklok Mengeluh Masih Sepi Pembeli

Published

on

KARAWANG – Para pedagang di Pasar Proklamasi Rengasdengklok, Kabupaten Karawang mengeluh karena menurunnya serta anjloknya pendapatan di hari pertama tahun 2023.

Oop, salah seorang pedagang kios grosir di dalam area Pasar Proklamasi Rengasdengklok mengatakan sepinya pembeli mengakibatkan jumlah pendapatan dari hasil berdagang kelontong terasa cukup berat untuk dapat memenuhi target menutupi setoran bulanan sebasar Rp 3.100.000.

“Selama empat bulan setoran ketika berdagang di pasar lama masih bisa tertutupi. Hari ini, sudah 19 hari berdagang di lokasi pasar baru masih cukup berat untuk bisa menutupi kebutuhan 50% angsuran disini,” jelasnya, Selasa (3/1/2022).

Kemudian, Ia Juga berharap kepada Pemerintah agar dapat menertibkan semua para pedagang yang masih berjualan di Pasar Lama Rengasdengklok.

“Harapan saya kepada pemerintah tolong Pedagang yang masih berjualan di pasar lama segera ditertibkan,” pungkasnya.

Sementara, aktivis Karawang Utara Bergerak (KUB) Koko mendesak agar Forkopimda Karawang mendengar suara pengaduan dari para pedagang kios.

“Saya minta agar suara pengaduan keberatan dari pedagang di pasar baru tidak diacuhkan oleh tim Forkopimda Pemkab Karawang. Apabila tidak direspon, kami bersama para pedagang akan melayangkan surat tertulis pada Pemerintah Pusat terkait masalah yang dihadapi oleh pedagang pasca relokasi,” jelasnya. (sgt)