Connect with us

Regional

Setahun, Bekerja, Berdampak: Lapas Kelas IIA Karawang Wujudkan Kinerja Nyata Tahun 2025

Published

on

KARAWANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang terus menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 melalui tema “Setahun, Bekerja, Berdampak.” Berbagai capaian berhasil direalisasikan sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan Asta Cita Presiden serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan pelayanan publik yang berkualitas.

Salah satu capaian utama Lapas Karawang yaitu keberhasilan dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Dalam kurun waktu sepuluh bulan, program ini telah mengelola lahan tanam seluas 22.304 m², melibatkan 23 orang warga binaan dari sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan.

Dari hasil pembinaan tersebut, telah dihasilkan 14,07 ton produk ketahanan pangan, dengan padi sebagai salah satu komoditas unggulan. Program ini juga berhasil memberikan upah kerja bagi warga binaan sebesar Rp 25.576.670 serta kontribusi terhadap PNBP mencapai 71,86%.

Selain sektor pangan, Lapas Karawang turut mengembangkan program UMKM yang menjadi kebanggaan warga binaan, di antaranya Kopi Bui dan Roti Hawarna sebagai produk unggulan hasil karya pembinaan. Program ini tidak hanya menjadi wadah pelatihan keterampilan, tetapi juga bentuk nyata pemberdayaan warga binaan menuju kemandirian ekonomi.

Dari sisi pelayanan kesehatan, hingga Oktober 2025 Lapas Karawang telah memberikan layanan medis kepada 1.608 warga binaan, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan penghuni lapas.

Komitmen terhadap program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) juga dijalankan secara konsisten melalui 27 kali kegiatan razia rutin dan insidental, serta 7 kali pelaksanaan tes urine bagi petugas dan warga binaan, guna menjaga keamanan dan integritas lingkungan pemasyarakatan.

Di samping itu, Lapas Karawang turut memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Melalui 4 kegiatan bantuan sosial dengan total 804 paket bantuan dan 5 kali kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan warga binaan asimilasi kebersihan luar lapas, Lapas Karawang terus memperkuat hubungan harmonis antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat sekitar.

“Seluruh capaian ini merupakan hasil kerja bersama, sinergi, dan komitmen kami dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, bersih, dan bermanfaat,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar.

Dengan semangat Setahun, Bekerja, Berdampak, Lapas Kelas IIA Karawang akan terus memperkuat peran pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan warga binaan agar Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.(rls)