Hiburan
Rhoma Irama: Soneta Selesai, Jika Saya Meninggal Dunia
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Penyanyi dangdut Rhoma Irama mengungkapkan, grup musik Soneta dibangun oleh delapan orang, 50 tahun yang lalu.
Rhoma Irama mengatakan, tujuh orang dari delapan pendiri tersebut sudah meninggal. Oleh karenanya, hanya tersisa dirinya sendiri.
“Jadi, kalau saya juga meninggal dunia, Soneta close, Soneta selesai, tidak ada lagi Soneta,” kata Rhoma Irama, dikutip dari Kompas.com, Minggu (17/10/2021).
Pria yang dikenal dengan julukan Raja Dangdut itu mengatakan, ia tidak bisa meninggalkan apa-apa kepada penggemar selain karya.
“Nanti Insya Allah Soneta ini akan menjadi museum Soneta. Di sini juga Rhoma Irama akan dikebumikan,” kata Rhoma Irama.
Rencana pemakaman tersebut, kata Rhoma Irama, sudah disampaikan kepada keluarga dan rekan-rekan untuk dijadikan sebuah wasiat.
“Memang ingin saya jadikan Soneta Record ini sebagai museum Soneta,” kata ayah Ridho Rhoma ini.
“Bahkan, saya sudah pesan sama anak-anak ahli waris, nanti kuburkan saya di sini, di lapangan sini biar melengkapi museum Soneta ini,” ucap Rhoma Irama lagi.
Mengingat perjuangan Rhoma Irama terhadap Soneta, banyak cerita ketika malang melintang di dunia musik Tanah Air.
Semua itu, kata Rhoma Irama, bercampur menjadi satu untuk dijadikan sebuah kenangan yang indah.
“Kita pernah menjadi grup yang dicekal, tidak bisa muncul di televisi 11 tahun. Kemudian, dipersulit melakukan live konser, pentas-pentas musik. Kemudian, pernah juga dilempari batu,” ungkap Rhoma Irama.
Diketahui, Soneta merayakan 50 tahun berdiri pada 13 Oktober 2021. Dalam momen perayaan itu juga dirilis Soneta Official dan museum Soneta. (*)


Pos-pos Terbaru
- Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang
- Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama
- Kapolresta Karawang Resmikan Warung Ojol, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Pengemudi Ojek Online
- Dorong Kesiapan Kerja Warga, Disnakertrans Karawang Luncurkan Platform Gratis ‘KARISMA’
- Transformasi Digital: Karawang Kembali Jadi Percontohan Nasional Pilkades E-Voting di 67 Desa

