Regional
Rakyat Karawang Unjuk Rasa Soal Hibah Rp 10 M untuk Polda Jabar
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Ratusan massa yang tergabung dalam Sentral Gerakan Rakyat Karawang (SEGRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pemda Karawang, menuntut Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana membatalkan pemberian hibah kepada Polda Jabar sebesar Rp 10 miliar dan mendesak Bupati segera mengundurkan diri dari jabatannya karena kebijakannya dinilai tidak pro rakyat, Kamis (23/2/2023).
Massa aksi SEGRAK bergerak longmarch dari Islamic Center Masjid Al Jihad Karawang menuju kantor Pemda Karawang.
Setibanya di depan kantor Pemda Karawang, massa aksi berorasi secara bergantian menyuarakan penolakan soal pemberian hibah Rp 10 miliar untuk Polda Jabar.
Koordinator SEGRAK, Ace Sudiar dalam orasinya menolak tegas pemberian hibah Bupati Karawang ke Polda Jabar yang nilainya cukup fantastis.
“Menurutnya masih banyak permasalahan-permasalahan di Karawang yang membutuhkan anggaran, seperti gedung sekolah yang rusak dan roboh, infrastruktur jalan banyak yang rusak,” ucap Ace.
Ace menegaskan, aksi SEGRAK ini ingin bertemu langsung dengan Bupati Karawang, agar dapat menjelaskan terkait pemberian hibah 10 miliar tersebut.
“Kami mendesak Bupati segera membatalkan pemberian hibah 10 miliar tersebut,” desaknya.
Ace menuturkan hibah 10 miliar yang diterbangkan keluar Karawang itu, setidaknya cukup untuk 50 ruang kelas baru serta memberikan pendidikan lebih layak untuk 2.000 generasi penerus bangsa.
Serta, membangun 200 rumah layak huni, menghentikan tangis pilu 600 anggota keluarga warga Karawang, cukup untuk 500 kelompok usaha IRT, menyelamatkan 2.500 ibu rumah tangga dari jeratan rentenir atau bank emok.
“Cukup untuk membangun puluhan kilometer ruas jalan kabupaten dan poros antar desa, memperlancar mobilitas serta kegiatan ekonomi,” ujarnya.
Massa aksi SEGRAK merasa kecewa Bupati Karawang tidak dapat ditemui karena tida ada di Kantor Pemda Karawang.
Aksi Segrak dilanjutkan dengan menggelar sidang rakyat di gedung sidang paripurna DPRD Karawang.
Sebelum berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Karawang, menggelar aksi tabur bunga di jalan rusak Tanjungpura-Rengasdengklok.
Aksi ini sebagai bentuk protes warga Karawang kepada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan rusak di sepanjang jalur Tanjungpura-Rengasdengklok. (*)

You may like

Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur

Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah

Bupati Ngantor Pakai Mobil Listrik, Sekda Pakai Motor

Atlet Karawang Terancam Gagal Tanding Di Malaysia, Pelatih Angkat Bicara

Bupati Pastikan P3K Tidak Dikurangi

2025, Pemkab Karawang Bangun Jalan Ratusan Kilometer dan Ribuan Rutilahu
2 Comments
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur
- Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah
- Bupati Ngantor Pakai Mobil Listrik, Sekda Pakai Motor
- Atlet Karawang Terancam Gagal Tanding Di Malaysia, Pelatih Angkat Bicara
- Bupati Pastikan P3K Tidak Dikurangi








Arif bayu Jati triyuda
23 Februari 2023 at 19:24
AHY, SBY… bagaimana tukh kadernya koq seperti itu…tidak mencerminkan pemimpin rakyat, tidak peduli kpd rakyat, tidak peduli kpd keadaan wilayahnya yg rusak parah, rusak berat
Ade
25 Februari 2023 at 16:14
Nya kitu puguh…hayang katingali kreeen hah…padahal ancur….gusti nu maha agung iraha karawang teh menangkn pamimpin anu peduli ka rakyatna…