Connect with us

Regional

Puluhan Warga Karawang Keracunan Gas, Dilarikan ke Rumah Sakit

Published

on

INFOKA.ID – Puluhan warga Desa Kuta Mekar, Kecamatan Ciampel, Karawang dilarikan di rumah sakit diduga keracunan gas beracun yang berasal dari pabrik PT Pindodeli 2.

Warga yang mengalami keracunan merasakan mual, enek, pusing dan mata berair terus.

“Yang dirasakan mual, enek, pusing dan mata berair terus,” kata Sapti (58), salah satu warga di Ruang IGD RS Rosela, Karawang, Rabu (14/9/2022).

Sapti mendapat informasi kebocoran gas tersebut sudah terjadi sejak sekitar pukul 04.00 WIB. Sementara dia baru merasakan mengalami gejala keracunan tersebut ketika keluar rumah.

“Info bocor nya jam 4 pagi, saya kerasanya jam 6 pagi,”katanya.

Dari data yang dihimpun, 33 warga dirawat di RS Rosela Karawang. Sebagian lainnya dirawat di klinik desa.

“Ada 33 orang kalau di RS Rosela, infonya ada yang ke RS lainnya,” ujar Direktur RS Rosela, dr Yesi.

Namun menurutnya kondisi warga yang datang ke RS Rosela belum ada tindakan rawat inap.

“Tidak ada yang dirawat inap, tapi kondisi masih sedang dalam observasi,” ujarnya.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, mengaku pihaknya sudah mendapat informasi perihal warga Kutamekar alami keracunan.

“Sudah (dapat informasi), Kasatreskrim ke lokasi. Polsek setempat sudah mengambil langkah-langkah,” katanya.

Aldi menegaskan akan koordinasi dengan instansi terkait tentang peristiwa ini.

“Kami akan koordinasi dengan instansi terkait sesuai tataran kewenangan,” tandasnya.

Sementara itu hingga berita ini dipublikasikan, pihak PT Pindodeli 2 belum memberikan statemen apapun terkait adanya warga yang keracunan.

Untuk diketahui, PT Pindodeli 2 yang berlokasi di Desa Kutamekar telah alami beberapa kali kebocoran gas pipanya. Sekira Mei 2018, PT Pindodeli 2 alami kebocoran gas klorin yang akibatkan puluhan warga keracunan.

Selanjutnya sekira Juni 2021 warga kembali alami keracunan yang diakibatkan kebocoran gas PT Pindodeli 2. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement