Regional
Petani Mengeluh ke DPRD Karawang, Bayar PBB ke Perangkat Desa Tetapi Tagihan Menumpuk
Published
9 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Para Petani mencurahkan kepiluannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD dan Bapenda Kabupaten Karawang. Petani mengeluh bukan soal harga pupuk, melainkan urusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang terasa janggal.
Sejumlah Petani mengaku terkejut saat hendak mengurus balik nama tanah lantaran mendapati tagihan PBB yang menumpuk. Padahal mereka merasa sudah lunas membayar melalui Aparatur Desa.
Seorang Petani asal Rawamerta, Narmi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya di hadapan Komisi II DPRD dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang.
“Mungkin bukan saya doang, tapi hampir semua yang bernasib sama,” ujarnya, Jumat (3/10/2025)
Usut punya usut, Narmi mengungkapkan pangkal masalahnya, ternyata dalah kebiasaan membayar PBB lewat Perangkat Desa.
“Praktik yang sudah mendarah daging. Padahal sejak tahun 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang telah mengubah total sistemnya,” tandasnya.
Kepala Bapenda Karawang, Sahali Kartawijaya menegaskan, bahwa pembayaran PBB saat ini wajib dilakukan langsung ke bank atau kanal pembayaran resmi.
“Warga bisa membayar langsung ke Bank BJB, Kantor Pos, Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Bukalapak dan layanan digital lainnya,” jelasnya.
Sahali menambahkan, sistem pembayaran kini terintegrasi langsung dengan KAS Daerah. Konsekuensinya, kwitansi dari desa tidak lagi sah jika tidak tercatat dalam sistem perbankan.
“Bukti pembayaran sah hanyalah yang dikeluarkan oleh mitra resmi,” pungkasnya.
Masih Sahali menambahkan, pihaknya turut berempati dalam persoalan ini, namun perlu diketahui secara aturan bahwa keabsahan pembayaran ketika ada bukti resmi dari bank.
“Bagi petani yang terlanjur membayar lewat desa dan ketika ditagih ulang, karena pembayaran itu dianggap tidak tercatat dan tidak berfungsi keabsahannya,” pungkasnya. (rls/cho)


You may like

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang

Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

Imigrasi Karawang Gelar Layanan Pasporia di Akhir Pekan, Urus Paspor Cuma 15 Menit!
Pos-pos Terbaru
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama






